Beritamerdeka.co.id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026 resmi dibuka pada Rabu (22/4/2026). Upacara pembukaan yang berlangsung khidmat di GOR Wisanggeni, Kota Tegal, ini dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah.
Program yang menjadi simbol sinergi kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat ini akan difokuskan di wilayah Kelurahan Slerok, Kecamatan Tegal Timur, selama satu bulan penuh hingga 21 Mei 2026 mendatang.
Fokus Pembangunan: Infrastruktur Saluran Air
Dalam laporannya, Kapten Arm Tarsono selaku Perwira Pelaksana TMMD sekaligus Danramil 02/Tegal Timur, merinci bahwa sasaran fisik utama kali ini adalah pembangunan sistem drainase menggunakan U-Ditch dan penutup (cover).

Pekerjaan ini dibagi menjadi dua skema utama di wilayah RT 8 dan RT 9 RW 6, Kelurahan Slerok:
– Pembangunan Saluran Baru: Berlokasi di Jalan Antaboga yang sebelumnya belum memiliki saluran air.
– Normalisasi Saluran: Berlokasi di Jalan Nakula (Gang 1, 3, dan 5) untuk mengoptimalkan kembali fungsi drainase yang ada.
”Total dimensi pembangunan mencakup pemasangan U-Ditch sepanjang 57,60 meter (ukuran 1,20 x 0,60 x 0,80 m) dan sepanjang 15,60 meter (ukuran 1,20 x 0,40 x 0,60 m),” jelas Kapten Arm Tarsono.
Peringati Hari Kartini, Wakil Wali Kota Tegal Ziarah ke Makam Kardinah

Penguatan Aspek Nonfisik dan Anggaran
Tak hanya pembangunan fisik, TMMD Sengkuyung II juga menyasar pengembangan sumber daya manusia melalui berbagai penyuluhan, di antaranya:
* Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara.
* Edukasi bahaya narkoba dan kenakalan remaja.
* Sosialisasi kesehatan, penanganan stunting, hingga pemberdayaan masyarakat.
Kegiatan ini didukung oleh total anggaran sebesar Rp288.760.200, yang bersumber dari kolaborasi APBD Provinsi Jawa Tengah (Rp231.000.000) dan APBD Kota Tegal (Rp57.760.189).
Wujud Nyata Sinergi Membangun Negeri
Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah, saat membacakan sambutan Wali Kota Tegal, menekankan bahwa tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” sangat relevan dengan semangat kebersamaan saat ini.
”TMMD bukan sekadar membangun fisik, tetapi juga menyentuh aspek nonfisik. Kami berharap masyarakat Tegal Timur dapat merasakan manfaat langsung, baik dari sisi infrastruktur yang lebih baik maupun peningkatan kualitas hidup melalui penyuluhan yang diberikan,” ujar Tazkiyyatul.
Pemerintah Kota Tegal juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0712/Tegal. Sinergi ini diyakini menjadi kunci percepatan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di Kota Bahari. (***)













