Beritamerdeka.co.id – Antusiasme generasi muda terhadap dunia Esports terlihat begitu tinggi dalam ajang kualifikasi Esports Series 2026 Piala Kapolres Tegal tingkat Polsek Slawi, yang berlangsung di Warkop Berbahagia, Jalan Prof. Moh Yamin Slawi, Sabtu 25 April 2026.
Pada pekan ketiga ini, turnamen Esports Series 2026 diikuti oleh puluhan tim yang terdiri dari pelajar dan mahasiswa dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi di Kabupaten Tegal.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polres Tegal dalam mendekatkan diri dengan kalangan generasi muda melalui wadah yang positif, kreatif, dan kompetitif.
Selain sebagai ajang unjuk kemampuan, turnamen ini juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat sportivitas serta menjauhkan pemuda dari aktivitas negatif.
Kapolsek Slawi, AKP Rushendro Cipto Harjono dalam keterangannya menyampaikan bahwa turnamen Esports untuk mensukseskan program-program dari Kapolda dalam merangkul generasi muda di era digital.
“Makanya dikumpulkan di sini untuk merangkul dalam hal-hal yang positif.
Untuk peserta pelajar dan mahasiswa aktif dari Kabupaten Tegal,” ujar AKP Hendro.

Sedangkan untuk jumlah peserta, lanjut Kapolsek Slawi, yakni ada 20 tim. Tiap tim berjumlah 5 orang, gabungan dari beberapa sekolah.
“Harapan ke depan dengan adanya turnamen ini mereka bisa bersosialisasi, bisa berkomunikasi sesama pelajar dalam hal-hal yang positif dan tentunya untuk mengasah kemampuan mereka agar bisa ke tingkat regional, nasional maupun tingkat internasional,” ungkapnya.
Dijelaskan juga oleh AKP Hendro, para pemenang dalam kualifikasi tingkat Polsek Slawi nantinya akan melaju ke tingkat Polres untuk memperebutkan Piala Kapolres Tegal dalam babak selanjutnya.
“Masing-masing juara 1, 2, 3 setiap polsek akan dipertandingkan di tingkat Polres nanti pada tanggal 1 Mei 2026, untuk memperebutkan Piala Kapolres Tegal,” pungkasnya.

Pertandingan berlangsung sengit sejak babak awal, dengan masing-masing tim menunjukkan strategi dan kerja sama yang solid.
Salah satu peserta mengaku bangga bisa mengikuti ajang ini. Menurutnya, selain menambah pengalaman, turnamen ini juga menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan timnya dengan peserta lain.
Dari hasil pertandingan, juara pertama diraih oleh tim Kalo Ngantuk Raop dan berhak mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp750.000. Juara kedua diraih oleh tim Slawi Excation dengan hadiah Rp500.000, sementara juara ketiga diraih oleh tim Boti dengan hadiah Rp250.000.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan Esports dapat terus berkembang sebagai sarana pembinaan generasi muda yang kreatif, berprestasi, dan berintegritas di Kabupaten Tegal.***













