Scroll untuk baca berita
Regional

Usai Tanya Lokasi Sungai, Pemuda Asal Warureja Hilang Tanpa Jejak di Kawasan Wisata Jetis Pasren Bojong

×

Usai Tanya Lokasi Sungai, Pemuda Asal Warureja Hilang Tanpa Jejak di Kawasan Wisata Jetis Pasren Bojong

Sebarkan artikel ini

Beritamerdeka.co.id – Seorang pemuda asal Desa Kedungkelor, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, dilaporkan hilang secara misterius setelah mengikuti kegiatan camping bersama komunitas sepeda motor di kawasan wisata Jetis Pasren, Desa Cikura, Kecamatan Bojong.

Laporan dugaan orang hilang tersebut diterima Polsek Bojong pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Korban diketahui bernama Affannuar Azhar Priyanto (27), putra dari Rahmat, warga Desa Kedungkelor RT 01 RW 01, Kecamatan Warureja.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Affannuar datang seorang diri ke lokasi wisata Jetis Pasren Bojong pada Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 21.00 WIB dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Scorpio.

Kedatangannya bertujuan menyusul teman-temannya yang sedang menggelar kegiatan camping bersama komunitas motor custom yang diikuti sekitar 50 peserta.

Namun, keesokan harinya, Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 07.00 WIB, Affannuar sempat menanyakan kepada salah seorang temannya mengenai lokasi sungai terdekat dari area camping. Temannya mengaku tidak mengetahui lokasi yang dimaksud.

Setelah kegiatan sarapan pagi selesai dan para peserta camping mulai membubarkan diri untuk pulang ke rumah masing-masing, Affannuar diketahui sudah tidak berada di lokasi.

Yang membuat situasi semakin janggal, sepeda motor beserta barang-barang pribadi miliknya masih terparkir dan tertinggal di area perkemahan.

Rekan-rekan korban kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi, namun tidak berhasil menemukan keberadaannya. Mereka selanjutnya menghubungi pihak keluarga untuk memastikan apakah korban telah pulang ke rumah.

Namun keluarga menyatakan Affannuar belum kembali dan hingga kini keberadaannya masih belum diketahui.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Bojong untuk dilakukan pencarian dan penanganan lebih lanjut.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan korban agar segera menghubungi kantor polisi terdekat atau pihak keluarga guna membantu proses pencarian.***