
Beritamerdeka.co.id –
Wamendikdasmen, Fajar Riza, melakukan kunjungan kerja ke SMP Al Irsyad Kota Tegal hari pertama masuk sekolah, Senin, 5 Januari 2026.
Kunjungan Wamendikdasmen bertujuan untuk memantau langsung dimulainya aktivitas belajar mengajar sekaligus memberikan motivasi kepada para siswa di awal tahun baru.
Wamendikdasmen Fajar Riza didampingi Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, Sekda Agus Dwi Sulistyantono, serta Kadisdikbud Kota Tegal Dewi Umaroh.
Digitalisasi Pendidikan Kota Tegal: 203 Sekolah Terima Bantuan Interactive Flat Panel (IFP)

Pesan Karakter dan Antibullying
Bertindak sebagai Inspektur Upacara bendera, Wakil Menteri Pendidikan Dasar Menengah (Wamendikdasmen) RI, Fajar Riza Ul Haq menyampaikan bahwa hari pertama sekolah harus disambut dengan antusiasme tinggi. Ia menekankan pentingnya sinergi antara nasihat orang tua dan bimbingan guru dalam membentuk karakter siswa.
“Anak-anak semua, pedomanilah pesan dari orang tua dan guru. Dari situlah karakter dan masa depan kalian dibentuk,” pesan Fajar di hadapan ratusan siswa.
Lebih lanjut, ia menegaskan sikap tegas kementerian terhadap praktik perundungan (bullying) di lingkungan pendidikan. Fajar mengingatkan bahwa sekolah harus menjadi tempat yang aman dan ramah bagi setiap anak tanpa ada rasa takut.

“Kami tidak mentolerir bullying dalam bentuk apa pun, baik verbal maupun fisik. Sekolah adalah rumah kedua yang harus nyaman, aman, dan membahagiakan sesuai peran masing-masing,” tegasnya.
Transformasi Digital dan Kepemimpinan
Setelah upacara, rombongan meninjau langsung inovasi pembelajaran di ruang-ruang kelas. Wamendikdasmen mengapresiasi penggunaan Interactive Flat Panel (IFP) yang telah diterapkan di SMP Al Irsyad untuk mendukung metode pembelajaran interaktif.
Ia sempat berdialog dengan para siswa mengenai penggunaan teknologi tersebut dan memberikan tantangan agar mereka siap menjadi pemimpin di masa depan.
“Adik-adik inilah yang kelak akan menggantikan kami. Bersiaplah menjadi pemimpin, di mana pun kalian berada,” tuturnya menyemangati para siswa.
Kunjungan ditutup dengan berkeliling ke sejumlah ruang kelas untuk memastikan kegiatan belajar mengajar (KBM) berjalan kondusif. Kehadiran pejabat pusat ini diharapkan menjadi suntikan semangat bagi dunia pendidikan di Kota Tegal untuk terus berinovasi dan menjaga kualitas lingkungan sekolah yang sehat.
Catatan Wamendikdasmen dijabat 2 orang
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) dalam Kabinet Merah Putih periode 2024–2029 dijabat oleh dua orang tokoh yaitu:
Atip Latipulhayat dan Fajar Riza Ul Haq
Kedua Wakil Menteri ini mendampingi Abdul Mu’ti yang menjabat sebagai Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen).
Atip Latipulhayat: Merupakan seorang Guru Besar Hukum Internasional dari Universitas Padjadjaran (Unpad). Beliau dikenal memiliki latar belakang akademis yang kuat.
Fajar Riza Ul Haq: Dikenal sebagai tokoh intelektual muda Muhammadiyah yang memiliki pengalaman panjang dalam dunia pemikiran Islam, pendidikan, dan kemanusiaan.
Struktur kepemimpinan ini menunjukkan adanya kolaborasi antara praktisi kebijakan, akademisi, dan tokoh organisasi pendidikan untuk mengelola sektor pendidikan dasar dan menengah di Indonesia.
(*/Anis Yahya)
