Scroll untuk baca berita
PendidikanPilihan Editor

Dukung Semarak Bulan Bahasa, Komisi I DPRD Kota Tegal Siap Cetak Generasi Berprestasi

×

Dukung Semarak Bulan Bahasa, Komisi I DPRD Kota Tegal Siap Cetak Generasi Berprestasi

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi I DPRD Kota Tegal, Moh Muslim

Beritamerdeka.co.id – Menjaga marwah bahasa persatuan bukan sekadar tugas guru di dalam kelas, melainkan tanggung jawab kolektif yang harus terus dirawat secara berkelanjutan. Semangat inilah yang melatari pertemuan hangat antara para pendidik yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia SMP/MTs Kota Tegal dengan para wakil rakyat di Gedung Parlemen Kota Bahari.

Ruang Rapat Komisi I DPRD Kota Tegal pada Jumat siang, 3 Juli 2026, terasa berbeda. Riuh diskusi yang biasanya sarat dengan urusan birokrasi, hari itu berganti menjadi ruang dialog yang penuh optimisme tentang masa depan literasi dan bahasa di Kota Tegal.

​Para pengurus MGMP Bahasa Indonesia SMP/MTs Kota Tegal hadir membawa sebuah asa besar: menghidupkan kembali ruh kecintaan berbahasa generasi muda melalui gelaran Semarak Bulan Bahasa ke-1 Tahun 2026.

 

​Ditemui usai menerima audiensi tersebut, Ketua Komisi I DPRD Kota Tegal, Moh. Muslim, tidak dapat menyembunyikan apresiasinya. Didampingi anggota Komisi I lainnya, Ardi Arafik dan Udin Tarso, Muslim menyatakan bahwa parlemen menyambut baik dan siap mengawal penuh inisiatif kreatif dari para guru bahasa ini.

​”Intinya, rekan-rekan dari MGMP Bahasa Indonesia datang untuk meminta dukungan terkait penyelenggaraan Semarak Bulan Bahasa yang pertama di Kota Tegal. Karena Komisi I adalah mitra kerja dari Dinas Pendidikan, tentu kami merespons dan mengaspirasi penuh kegiatan positif seperti ini,” ujar Moh. Muslim dengan nada optimis.

​Rangkaian kegiatan yang mengusung tema “Merawat Bahasa Indonesia, Menumbuhkan Semesta” ini sejatinya merupakan perjalanan panjang. Proses kreatif dan pembinaan sudah mulai bergulir sejak Juni lalu dan direncanakan mencapai puncaknya pada Oktober 2026 mendatang.

Tampil Memukau, Anindita Raih Juara 1 Lomba Bertutur Tingkat Kabupaten Tegal

​Muslim menambahkan, lewat kemitraan yang kuat antara DPRD, Dinas Pendidikan, dan penegak pilar literasi di sekolah, ajang ini diharapkan tidak sekadar menjadi seremonial belaka.

​”Melalui kemitraan ini, Insya Allah ke depannya kegiatan MGMP Bahasa Indonesia Kota Tegal yang kedua dan seterusnya bisa jauh lebih semarak. Target utamanya jelas, kita ingin melahirkan dan mencetak anak-anak tingkat SMP/MTs di Kota Tegal yang berprestasi dan bangga akan bahasanya,” tegasnya.

Mengenal Bulan Bahasa: Merawat Akar Sejarah Bangsa

​Untuk memahami mengapa agenda MGMP Kota Tegal ini begitu krusial, kita perlu menengok kembali esensi dari Bulan Bahasa dan Sastra itu sendiri.

​Setiap tahunnya, bulan Oktober diperingati sebagai Bulan Bahasa di Indonesia. Pemilihan bulan Oktober bukanlah tanpa alasan sejarah yang kuat:

* ​Jejak Sumpah Pemuda: Peringatan ini berakar langsung dari peristiwa bersejarah 28 Oktober 1928, ketika para pemuda dari seluruh pelosok nusantara mengikrarkan satu tanah air, satu bangsa, dan menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

* ​Tujuan Esensial: Hal itu digagas untuk memelihara semangat persatuan tersebut, sekaligus meningkatkan apresiasi masyarakat—terutama generasi Z dan Alpha—terhadap bahasa dan sastra Indonesia di tengah gempuran istilah asing dan bahasa gaul.

* ​Ruang Ekspresi: Biasanya, sepanjang bulan ini, berbagai lembaga pendidikan dan kebudayaan menggelar kompetisi mulai dari debat, cipta dan baca puisi, mendongeng, hingga penulisan karya ilmiah.

​Di Kota Tegal, langkah awal yang diayunkan oleh MGMP SMP/MTs ini menjadi angin segar. Di tengah tantangan digitalisasi, upaya “merawat bahasa” adalah langkah konkret untuk “menumbuhkan semesta” potensi lokal agar anak-anak Tegal mampu berdiri tegak memimpin masa depan dengan tutur kata yang santun, logis, dan berbudaya. (*)