Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Pendidikan

Darsono Kasek SD 4 Suradadi : Esensi Kepemimpinan Adalah Seni Mempermudahkan Orang Lain

×

Darsono Kasek SD 4 Suradadi : Esensi Kepemimpinan Adalah Seni Mempermudahkan Orang Lain

Sebarkan artikel ini

Darsono,S.Pd Kepala SD Suradadi 4 Kabupaten Tegal (Gb.Abiet)

 

​Di tengah dinamika dunia pendidikan modern yang terus bergerak cepat, kehadiran seorang pemimpin yang berdedikasi tinggi, berintegritas, serta berjiwa pengayom menjadi fondasi utama dalam melahirkan generasi bangsa yang tangguh.

Sosok inspiratif tersebut tercermin dari diri Darsono, seorang kepala sekolah berwibawa yang kini menakhodai SD Negeri Suradadi 04, Kabupaten Tegal.

Bertempat tinggal di Jl. H. S. Ruslan, Kelurahan Kemandungan, Kota Tegal, ia dikenal luas sebagai figur pendidik berbadan atletis dengan hobi berolahraga yang senantiasa konsisten menanamkan karakter kuat, disiplin, serta rasa tanggung jawab yang tinggi kepada seluruh warga sekolah.

​Perjalanan pengabdian panjang seorang Darsono di dunia birokrasi pendidikan bermula ketika ia secara resmi diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada tanggal 1 Maret 1998. Sebelum mendedikasikan diri sepenuhnya di SD Negeri Suradadi 04, ia telah melewati berbagai penugasan strategis di berbagai institusi pendidikan dasar di wilayah Kabupaten Tegal.

Rekam jejak pengabdiannya mencakup masa-masa tugas di SD Purwahamba 02 (1998–2001), SD Purwahamba 01 (2001–2009), SD Kertasari 02 (2009–2012), hingga SD Jatilawang 02 (2012–2015).

Puncak kepercayaan institusional mulai diembannya ketika ia diangkat sebagai Kepala Sekolah, berturut-turut memimpin SD Sidaharjo 01 (2015–2017), tahun 2019 sampai sekarang dipercaya mengemban amanah di SD Negeri Suradadi 04 sampai sekarang.

​Dibawah kepemimpinannya yang visioner, SD Negeri Suradadi 04 mengalami transformasi signifikan, baik dari segi infrastruktur fisik maupun tata kelola kelembagaan.

Sejak memegang kendali di sekolah tersebut, Darsono berhasil mengorkestrasikan berbagai program pembangunan melalui perolehan dukungan anggaran pemerintah, yang meliputi pemanfaatan Dana DAK untuk pembangunan ruang kelas baru, penataan lingkungan sekolah secara komprehensif, hingga rehabilitasi delapan lokal ruang kelas dengan kualitas pengerjaan yang prima.

Menariknya, di tengah komitmen penguatan tata kelola tersebut, sekolah ini juga pernah tercatat sebagai salah satu lokus penilaian pelayanan publik oleh Ombutsmen pada tahun 2025, yang kemudian disikapi secara positif dengan memperkuat transparansi serta penerapan standar pelayanan prima yang akuntabel.

​Sebagai seorang kepala keluarga, Darsono dikaruniai tiga orang anak yang kini tumbuh menjadi kebanggaan keluarga. Anak pertamanya yang lahir pada tahun 1993 telah mengabdikan diri sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kementerian Perhubungan yang ditugaskan di Brebes . Anak kedua yang lahir pada tahun 2000 sedang merampungkan studi jenjang S2 di luar negeri, tepatnya di Taiwan sejak tahun 2019. Sementara itu, anak ketiga yang merupakan seorang putri kini tengah menempuh pendidikan tinggi di semester tiga jurusan PGSD UNNES, mengikuti jejak sang ayah di dunia keguruan.

​Sebagai pemimpin institusi, Darsono memegang teguh prinsip bahwa esensi kepemimpinan adalah seni mempermudah urusan orang lain dan menghadirkan kemaslahatan bagi sesama.

Prinsip hidupnya yang senantiasa berakar pada keinginan untuk tulus membahagiakan orang lain tercermin nyata dalam interaksinya sehari-hari di lingkungan sekolah. Dengan jumlah peserta didik mencapai 442 anak yang terbagi dalam 14 rombongan belajar, serta didukung oleh dedikasi 19 tenaga pengajar yang solid—meliputi guru kelas, guru mata pelajaran Agama, guru Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, hingga tenaga penjaga sekolah—ia memastikan bahwa setiap hak dan kewajiban pendidik maupun pelajar terpenuhi secara harmonis.

​Lebih lanjut, latar belakangnya yang lekat dengan dunia keolahragaan turut memberikan warna tersendiri bagi atmosfer di SD Negeri Suradadi 04. Letak sekolah yang strategis di dekat fasilitas lapangan olahraga memicu lahirnya bibit-bibit unggul di bidang prestasi non-akademik, seperti sepak bola dan renang, yang pembinaannya turut disokong oleh tenaga pendidik berpengalaman di bidangnya. Melalui ketulusan niat, disiplin kerja yang tinggi, serta semangat pengabdian tanpa batas, Darsono terus membuktikan bahwa sebuah sekolah di tingkat dasar mampu bertransformasi menjadi institusi rujukan yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik dan tata kelola, tetapi juga menjadi rumah kedua yang nyaman serta menginspirasi masyarakat luas di Kabupaten Tegal.  (Abiet Sabariang)