Scroll untuk baca berita
NasionalPilihan Editor

Datang di Tengah Duka Padasari, Ketua MPR Pastikan Huntara Siap Dihuni Sebelum Ramadhan

×

Datang di Tengah Duka Padasari, Ketua MPR Pastikan Huntara Siap Dihuni Sebelum Ramadhan

Sebarkan artikel ini
Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengunjungi korban tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal

BeritaMerdeka.co.id – Suasana haru sekaligus penuh harapan menyelimuti Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Senin 16 Februari 2026. Di tengah perjuangan warga bangkit dari bencana tanah bergerak, rombongan yang dipimpin Ketua MPR RI, Ahmad Muzani hadir langsung meninjau lokasi terdampak guna memastikan penanganan darurat berjalan optimal.

Kunjungan yang berlangsung pukul 11.00 hingga 12.50 WIB tersebut diawali di kompleks Pondok Pesantren Al-Adalah 2. Rombongan kemudian meninjau titik-titik terdampak bencana, lokasi rencana hunian sementara (huntara), serta berdiskusi dengan unsur pemerintah daerah dan relawan di posko pengungsian.

Turut mendampingi dalam rombongan antara lain Wakil Menteri Agama Romo Syafi’i, jajaran anggota DPR RI, serta pejabat daerah seperti Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, Wakil Bupati Ahmad Kholid, dan Dandim 0712/Tegal Rachmat Ferdiantono, serta Wakapolres Tegal Kompol M Iskandarsyah.

Pengasuh Ponpes Al-Adalah, KH. Muhammad Tasripin Salim, menyampaikan apresiasi atas perhatian langsung dari pimpinan lembaga negara tersebut. Ia mengungkapkan, sebagian santri dari Ponpes Al-Adalah 1 terpaksa mengungsi dan bergabung di lokasi saat ini akibat dampak pergerakan tanah yang merusak sejumlah bangunan.

Dalam keterangannya, Ahmad Muzani menegaskan bahwa kehadiran rombongan bukan sekadar kunjungan formal, melainkan bentuk empati dan komitmen negara terhadap warga terdampak. Ia juga mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah, TNI, Polri, dan relawan yang dinilai sigap sejak awal kejadian.

“Kami datang membawa simpati dan rasa kepedulian. Penanganan sudah berjalan cepat, termasuk kesiapan lahan huntara. Harapan kami, sebelum Ramadhan warga sudah bisa menempatinya,” ujarnya.

Senada, Romo Syafi’i menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan bencana. Ia juga menyampaikan permohonan maaf dari Menteri Agama yang berhalangan hadir, sekaligus menyerahkan bantuan untuk mendukung percepatan pemulihan.

Dalam kesempatan tersebut, disalurkan sejumlah bantuan, antara lain:

Bantuan Kemenag RI Peduli untuk Ponpes Al-Adalah sebesar Rp250 juta

Bantuan Direktorat Pesantren senilai Rp100 juta berupa Al-Qur’an dan logistik

Dukungan logistik darurat senilai Rp241.280.000 berupa sembako, selimut, dan kasur lipat

Kunjungan ini bertujuan memastikan proses tanggap darurat berjalan efektif sekaligus memverifikasi kesiapan lokasi hunian sementara bagi warga terdampak.

Di tengah tanah yang retak dan rumah-rumah yang rusak, kehadiran para pemangku kebijakan membawa pesan kuat bagi masyarakat Padasari: mereka tidak sendiri. Negara hadir, bukan hanya dengan bantuan, tetapi juga dengan komitmen dan harapan untuk bangkit kembali.***