Beritamerdeka.co.id – Ingat nama Irwan Santoso? Namanya sempat tampil di bursa pencalonan Wali Kota Tegal pada pemilihan kepala daerah tahun 2024 lalu.
Nama Irwan Santoso sempat menjadi pertimbangan calon Wali Kota Tegal lainnya dalam kampanye yang berlangsung dinamis dan saling menyodorkan bargaining.
Kini nama Irwan Santoso kembali mencuat namun dalam barisan partai politik dengan memperkuat squad Partai Solidaritas Indonesia atau PSI Tbk.
Ia diketahui saat bersilaturahmi ke Pembina DPD PSI Kota Tegal H. Tambari Gustam dalam posisinya sebagai anggota DPP PSI untuk melakukan rangkaian kunjungan ke daerah-daerah dalam upayanya memperkuat barisan partai berlambang Gajah tersebut.
“Ya kami cuma bersilaturahmi saja ke PSI yang ada di Kota Tegal untuk menguatkan soliditas para pengurus yang ada didaerah,” ujar Irwan Santoso, SE usai pertemuannya dengan Pembina DPD PSI H. Tambari Gustam, Kamis, 12 Februari 2026.
Keberadaannya dalam kepengurusan di DPP PSI setidaknya berpengaruh pada penguatan koordinatif antara pusat dan daerah khususnya Kota Tegal sebagai daerah kelahirannya.

Dalam kesempatan silaturahmi ke Pembina DPD PSI Kota Tegal dirinya akan siap memfasilitasi dengan menjembatani kepentingan daerah ke pusat atau sebaliknya menyampaikan program-program pusat ke daerah sehingga terjalin lancarnya komunikasi dua arah.
“Konstruksi komunikasi ini harus dibangun sejak awal untuk memperlancar menuju hajat politik dikemudian hari. Ini penting agar selalu update informasi,” kata Irwan.
Bagi dirinya, Kota Tegal bukanlah daerah yang baru dijajaki setahun dua tahun, Irwan asli kelahiran Kota Tegal khususnya di kelurahan Pesurungan Lor, Kecamatan Margadana, Kota Tegal
Tunjukkan Empati Bencana Brebes, PSI Tunda Perayaan Kirab Budaya di Tegal
Pilihannya ke PSI karena memang sebelumnya di partai politik lantaran dirinya saat itu sedang masuk dalam kancah kompetisi pilkada yang harus terdaftar dalam partai politik.
Namun disaat tidak ada momen pilkada inilah dirinya justru tertambat di partai besutan Presiden RI ke-7, Joko Wiidodo karena memiliki kesamaan visi dan misi.
Saat ditanya apakah dirinya akan kembali mencalonkan di pilkada atau menjadi anggota parlemen, ia katakan politik tidak bisa dikalkulasi dengan barometer matematis.

“Semua tidak bisa dihitung satu tambah satu sama dengan dua. Bisa saja angka dua didapat dari satu setengah tambah setengah sama dengan dua. Semua mengikuti sesuai dinamika perjalanan waktu,” pungkasnya.
Sekedar informasi, Presiden RI ke-7, Joko Widodo bakal hadir pada acara Kirab Budaya yang diselenggarakan PSI Tbk disepanjang Jl. Pancasila, Kota Tegal, Minggu, 15 Februari 2026. ***

















