Scroll untuk baca berita
Regional

Detik-detik Truk J&T Cargo Terbakar di Adiwerna, Paket Senilai Jutaan Rupiah Hangus dalam Perjalanan

×

Detik-detik Truk J&T Cargo Terbakar di Adiwerna, Paket Senilai Jutaan Rupiah Hangus dalam Perjalanan

Sebarkan artikel ini

Beritamerdeka.co.id – Kepanikan terjadi di Jalan Raya II Trayeman-Harjosari Kidul, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, Jumat (29/5/2026) malam. Sebuah truk box Colt Diesel milik perusahaan ekspedisi J&T Cargo tiba-tiba mengeluarkan asap tebal sebelum akhirnya terbakar saat masih dalam perjalanan mengantarkan paket.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.15 WIB tersebut melibatkan kendaraan bernomor polisi B 9778 UCZ. Truk diketahui tengah melaju dari arah selatan menuju utara ketika pengguna jalan yang berada di belakangnya melihat kepulan asap keluar dari dalam box kendaraan.

Menyadari adanya kejanggalan, saksi segera memberi peringatan kepada pengemudi dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian serta Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tegal. Kendaraan kemudian dihentikan di lokasi kejadian.

Saat pintu box dibuka, asap tebal langsung mengepul dari dalam kendaraan, menandakan adanya kebakaran pada barang atau paket yang sedang diangkut.

Warga sekitar bersama saksi dengan sigap melakukan upaya pemadaman menggunakan peralatan seadanya sembari menunggu petugas pemadam kebakaran tiba.

Sekitar 10 menit kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan penanganan. Api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang lebih 20 menit sehingga tidak sempat merembet ke area sekitar.

Kapolsek Adiwerna, AKP S. Ibnu Akbar, mengatakan pihaknya bergerak cepat melakukan penanganan dan pengamanan lokasi kejadian.

“Kami segera mendatangi lokasi, melakukan pengamanan TKP, serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut. Saat ini penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya.

Akibat insiden tersebut, sejumlah paket yang berada di dalam truk mengalami kerusakan dengan estimasi kerugian mencapai sekitar Rp5 juta. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat maupun pelaku usaha jasa pengiriman untuk lebih memperhatikan keamanan barang yang dikirim, terutama menghindari pengiriman bahan mudah terbakar tanpa standar pengamanan yang memadai guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.***