Beritamerdeka.co.id – Persibas Banyumas bergerak cepat menatap musim kompetisi berikutnya setelah perjuangannya terhenti di babak delapan besar Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026. Evaluasi menyeluruh akan dilakukan, termasuk merombak komposisi tim dan mencari pelatih baru demi mewujudkan target promosi ke Liga 3.
Perjalanan Laskar Bawor musim ini memang harus berakhir usai dikalahkan Persak Kebumen pada laga penentuan. Meski begitu, Persibas tetap mencatatkan catatan membanggakan sebagai klub dengan jumlah penonton kandang terbanyak sepanjang kompetisi Liga 4 Jawa Tengah. Tingginya antusiasme suporter menjadi modal berharga bagi tim untuk bangkit dan melangkah lebih baik musim depan.
Ketua Umum Persibas Banyumas, Trisno Sudarso, S.Sos., menegaskan pihak manajemen tidak ingin berlarut dalam kekecewaan. Semua aspek tim akan dikaji ulang, termasuk kinerja pelatih kepala Agus Yuniardi.
“Kami akan melakukan evaluasi total untuk perombakan dan pembenahan skuad Persibas, termasuk mengganti pelatih Agus Yuniardi yang dinilai belum mampu memenuhi target yang ditetapkan,” ujar Trisno kepada awak media di Purwokerto, Selasa (30/6/2026).
Bangun Kebersamaan & Amankan Bibit Daerah
Menurut Trisno, salah satu fondasi utama kemajuan adalah terjalinnya kebersamaan antara pengurus, manajemen, dan pendukung. “Alhamdulillah, di masa kepengurusan kami ini sudah terjalin kebiasaan duduk bersama. Walaupun baru melibatkan beberapa perwakilan suporter, namun ini menjadi langkah awal yang positif untuk membangun persatuan,” katanya.
Sebagai bentuk persiapan jangka panjang, manajemen telah melakukan pengamanan terhadap pemain-pemain potensial lewat perjanjian pra-kontrak. Tujuannya agar bibit unggul asli Banyumas tidak lepas dan pergi membela klub di luar daerah.
“Misalnya Arvin Aufa Rishandy, saat ini ia sedang membela tim lain, namun berkat kesepakatan yang sudah disiapkan, setelah masa tugasnya selesai ia akan kembali menjadi bagian Persibas untuk mengarungi kompetisi 2026–2027,” jelasnya.
Aufa sendiri merupakan talenta andalan jebolan SSB IM Purwokerto. Bersama Persibas musim lalu ia mencetak dua gol dan empat assist, bahkan menjadi penentu kemenangan 1-0 atas PPSM Magelang. Kini ia tampil apik bersama Persibangga Purbalingga di putaran nasional Liga 4. Selain Aufa, manajemen juga mempertimbangkan untuk memulangkan penyerang Shahih Elang Rishandy serta bek kiri Sidang Iskushardianto yang saat ini membela PSGC Ciamis.
Perbaiki Sistem Pembinaan
Untuk menemukan pemain-pemain terbaik, Persibas tidak lagi mengandalkan seleksi massal seperti tahun-tahun sebelumnya. Sistem pembinaan diperbaiki bersama ASKAB Kabupaten Banyumas melalui jalur kompetisi resmi.
“Kami akan menggelar Liga SSB dan Liga Internal. Dari kompetisi itu nanti akan diseleksi sekitar 50 pemain terbaik untuk dibina lebih lanjut. Cara ini dinilai lebih efektif dan terukur,” papar Trisno.
Keuangan Bersih & Transparan
Di sisi lain, Trisno menyampaikan kabar baik terkait kondisi keuangan klub. “Alhamdulillah, sampai saat ini Persibas tidak memiliki tanggungan utang kepada siapa pun — baik kepada pemain, pelatih, maupun penyedia jasa. Semua kewajiban sudah lunas,” tegasnya.
Ia menjelaskan, pada musim lalu dukungan dari APBD hanya sebesar Rp400 juta. Total anggaran yang diterima memang mencapai Rp1 miliar, namun Rp600 jutanya diperuntukkan untuk pembinaan di bawah ASKAB. Sementara kebutuhan operasional Persibas mencapai sekitar Rp1,2 miliar, sehingga kekurangannya ditutupi dari hasil penjualan tiket, dukungan sponsor, dan bantuan masyarakat.
Untuk menjamin keterbukaan, pada bulan Juli mendatang akan diselenggarakan penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) periode 2025/2026. Acara ini akan dihadiri pengurus, manajemen, sponsor, perwakilan suporter, hingga klub anggota.
“Kami akan sampaikan secara rinci pemasukan dan pengeluaran dana. Prinsip transparansi ini akan selalu kami pegang, karena masyarakat akan lebih percaya dan terlibat jika ada kejelasan,” pungkas Trisno.
Dengan evaluasi yang matang, rencana pemulangan putra daerah, sistem pembinaan yang lebih baik, serta dukungan luar biasa dari suporter, Persibas Banyumas optimistis mampu bangkit dan mewujudkan target promosi ke Liga 3 pada musim kompetisi mendatang.***













