Judi Sabung Ayam di Tegal Berujung Maut: 1 Tewas, 3 Masih Hilang

Beritamerdeka.co.id – Aksi penggerebekan judi sabung ayam di Jalan Timor-Timor, Kelurahan Panggung, Tegal Timur, Kota Tegal pada Minggu, 1 Maret 2026 sore berakhir tragis.

Empat orang penjudi nekat menceburkan diri ke Sungai Ketiwon saat berusaha menghindari petugas, di mana satu di antaranya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Kronologi Penggerebekan yang Diduga Bocor

​Kasat Reskrim Polres Tegal Kota, AKP Husen Asnawi, mengungkapkan bahwa saat petugas tiba di lokasi yang berada di dekat Sungai Ketiwon tersebut, suasana sudah sepi. Pihaknya menduga rencana penggerebekan telah bocor sebelumnya.

Awal Tahun 2026, Polres Tegal Kota Sikat Peredaran Sabu dan Tembakau Gorila: 8 Tersangka Diringkus

​”Sesampainya kami di lokasi, suasana tidak ramai seperti biasanya arena sabung ayam, hanya ada beberapa orang saja,” ujar AKP Husen saat dikonfirmasi portalbrebes.pikiran-rakyat.com, di kantornya, Senin, 2 Maret 2026.

​Petugas tidak melakukan tembakan peringatan maupun aksi kejar-kejaran karena para pelaku sudah membubarkan diri sebelum polisi sampai.

Namun, informasi mengejutkan diterima petugas pada malam harinya bahwa ada empat orang yang hilang setelah melompat ke sungai.

​Satu Korban Ditemukan Meninggal Dunia
​Upaya pencarian intensif dilakukan sejak Minggu malam oleh tim gabungan dari SAR, BPBD, TNI, Polri, dan PMI.

Hingga Senin (2/3/2026) siang, satu korban berhasil ditemukan.

​Identitas korban bernama, Akbar, warga Kelurahan Dampyak, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal.
​jenazahnya ditemukan Tersangkut jala anco milik nelayan di Pantai Larangan, Munjung Agung, Kramat dan langsung dilarikan ke RS Mitra Siaga.

Tiga Orang Masih dalam Pencarian

​Hingga saat ini, tim SAR masih terus menyusuri aliran Sungai Ketiwon untuk mencari tiga orang lainnya yang identitasnya telah dikantongi petugas, yaitu

* Samsul (Warga Kelurahan Dampyak, Kramat).

* ​Kurnia Sandi (Warga Desa Dinuk, Kramat).
​Udin (Warga Jalan Irian, Kelurahan Panggung, Kota Tegal).

* Udin (Warga Jalan Irian, Kelurahan Panggung, Kota Tegal).

​”Ada kemungkinan saat mengetahui petugas akan datang, mereka lari dan empat orang nekat terjun ke sungai,” pungkas AKP Husen. ***