Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Regional

Kunjungan Tim Wasmat PN, Pastikan Pembinaan WBP di Lapas Slawi Berjalan Baik

×

Kunjungan Tim Wasmat PN, Pastikan Pembinaan WBP di Lapas Slawi Berjalan Baik

Sebarkan artikel ini
Kunjungan kerja Tim Hakim Pengawas dan Pengamat Pengadilan Negeri Slawi ke Lapas Kelas IIB Slawi

BERITAMERDEKA.CO.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Slawi menerima kunjungan kerja Tim Hakim Pengawas dan Pengamat (Wasmat) Pengadilan Negeri (PN) Slawi Kelas IB.

Kunjungan ini menjadi bagian dari pengawasan terhadap pelaksanaan putusan pengadilan sekaligus evaluasi perkembangan pembinaan warga binaan selama menjalani masa pidana.

Dalam kunjungan tersebut, Tim Hakim Wasmat melakukan peninjauan langsung ke sejumlah area di lingkungan Lapas Slawi. Pemeriksaan mencakup kondisi fisik blok hunian, fasilitas pelayanan dasar, serta berbagai program pembinaan kepribadian dan kemandirian yang diberikan kepada warga binaan.

Tak hanya melakukan peninjauan lapangan, tim juga menggelar wawancara langsung dengan sejumlah warga binaan. Langkah ini dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai pelaksanaan pembinaan, kondisi kehidupan di dalam lapas, serta efektivitas program yang dijalankan selama masa pemidanaan.

Kepala Lapas Kelas IIB Slawi, Edi Kuhen, menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, pengawasan berkala dari jajaran pengadilan memiliki peran penting dalam memastikan proses pemasyarakatan berjalan sesuai ketentuan hukum dan prinsip kemanusiaan.

“Kunjungan Hakim Wasmat ini sangat penting untuk mengevaluasi secara langsung dampak dari program pembinaan yang kami berikan kepada warga binaan. Kami selalu terbuka dan berkomitmen penuh mendukung tugas pengawasan ini agar proses pemasyarakatan dapat berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip hukum dan kemanusiaan,” tegas Kalapas Slawi di sela-sela pendampingan kegiatan.

Selama pelaksanaan kegiatan, koordinasi antara petugas pemasyarakatan dan Tim Hakim Wasmat berlangsung tertib dan kondusif. Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, tim memberikan apresiasi terhadap keteraturan lingkungan serta beragam program pembinaan yang diselenggarakan di Lapas Slawi.

Program-program tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perubahan perilaku warga binaan, sekaligus membekali mereka dengan kemampuan dan kesiapan untuk kembali berintegrasi dengan masyarakat setelah menyelesaikan masa pidana.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan penyusunan catatan evaluasi sebagai bahan laporan pelaksanaan tugas pengawasan dan pengamatan. Catatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara Lapas Kelas IIB Slawi dan PN Slawi dalam menjalankan fungsi masing-masing.

Melalui kunjungan ini, kedua institusi menegaskan komitmen untuk terus memperkuat sinergi dalam mewujudkan sistem peradilan pidana yang transparan dan akuntabel, sekaligus memastikan pembinaan warga binaan berjalan secara terarah dan berorientasi pada pemulihan.

Pengawasan tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi agenda rutin, tetapi juga menjadi sarana evaluasi agar pelaksanaan putusan pengadilan dan proses pembinaan di dalam lapas benar-benar berjalan sesuai tujuan pemasyarakatan.***