Scroll untuk baca berita
Regional

Masuk 10 Besar Kota Toleran, Ketua FKUB Kota Tegal Ajak Warga Tetap Konsisten

×

Masuk 10 Besar Kota Toleran, Ketua FKUB Kota Tegal Ajak Warga Tetap Konsisten

Sebarkan artikel ini
Ketua FKUB Kota Tegal, Drs. Ahmad Firdaus Muhtadi

Beritamerdeka.co.id – Keberagaman agama di Kota Tegal dinilai sebagai anugerah besar yang wajib dijaga oleh seluruh lapisan masyarakat. Momentum Halal Bihalal Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Tegal menjadi bukti nyata bahwa sinergi antarumat beragama di “Kota Bahari” semakin solid.

Kabar membanggakan turut dibagikan oleh Ketua FKUB Kota Tegal, H. Drs. Ahmad Firdaus Muhtadi atau biasa disapa Gus Jedoz. Ia mengungkapkan bahwa Kota Tegal berhasil menembus 10 Besar Kota Toleran di Indonesia versi Setara Institute.

​”Alhamdulillah, tahun ini Kota Tegal masuk ke dalam 10 besar. Kita berhasil melompat jauh dari rangking 39 naik ke rangking 9,” ungkap Firdaus dengan bangga dalam sambutan Halal Bi Halal FKUB di Dapoer Tempo Doeloe, Sabtu 18 April 2026.

Atas prestasi tersebut, Firdaus memohon doa restu karena pada tanggal 21 April 2026 mendatang, pihaknya bersama Wali Kota Tegal dan Bakesbangpol akan bertolak ke Jakarta untuk menerima penghargaan resmi.

​Ia menegaskan bahwa pencapaian luar biasa ini merupakan buah dari kerja keras kolektif, mulai dari dukungan penuh pemerintah daerah, pimpinan ormas keagamaan, hingga peran aktif aparatur di tingkat kecamatan dan kelurahan.

Keberagaman agama di Kota Tegal dinilai sebagai anugerah besar yang wajib dijaga oleh seluruh lapisan masyarakat. Momentum Halal Bihalal Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Tegal menjadi bukti nyata bahwa sinergi antarumat beragama di “Kota Bahari” semakin solid.

​”Ini semua hasil kerja kita bersama untuk menciptakan Tegal yang damai dan harmonis,” tuturnya.

Acara dihadiri selain Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, juga Sekretaris Daerah Kota Tegal Agus Dwi Sulistyantono, Ketua FKUB Ahmad Firdaus Muhtadi, Kepala Kantor Kemenag Kota Tegal, jajaran OPD, Camat, Lurah, serta tokoh pemuda lintas agama.

Wali Kota Tegal, H. Dedy Yon Supriyono, S.E.,M.M

Dalam sambutannya, Dedy Yon menekankan bahwa kerukunan yang tercipta saat ini merupakan hasil peran aktif FKUB, tokoh agama, hingga pemuda lintas agama.

​”Kota Tegal telah menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun toleransi. Kehadiran perwakilan dari Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, Konghucu, dan Tri Dharma hari ini adalah simbol persatuan yang harus terus kita rawat bersama,” ujar Dedy Yon.

Wali Kota juga mengingatkan bahwa predikat sebagai kota toleran membawa tanggung jawab besar. Ia berharap capaian ini tidak hanya dipertahankan, tetapi terus ditingkatkan kualitasnya melalui dialog, bakti sosial, dan doa bersama secara berkelanjutan. ***