Beritamerdeka.co.id – Suasana haru bercampur kebanggaan menyelimuti acara pelepasan siswa-siswi kelas XII SMK NU 1 Adiwerna yang berlangsung khidmat sekaligus meriah di Gedung MWC NU Adiwerna, Selasa 21 April 2026.
Momen ini menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan para siswa sekaligus awal perjalanan mereka dalam menapaki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal, Dai Wibowo, yang mewakili Bupati Tegal, jajaran Pengurus Yayasan Sabilul Khoer, Pengurus MWC NU Adiwerna, para orang tua wali murid, serta 60 siswa yang resmi dilepas.
Kehadiran perwakilan pemerintah daerah menjadi wujud nyata dukungan terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam mencetak generasi muda yang kompeten dan berdaya saing.
Dalam keterangannya, Dai Wibowo menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah, guru, serta orang tua yang telah berperan aktif dalam mendidik dan membimbing siswa hingga berhasil menyelesaikan pendidikan.
“Bapak Bupati memberikan apresiasi atas capaian ini. Seiring meningkatnya jumlah tenaga kerja di Kabupaten Tegal setiap tahun, diperlukan sinergi seluruh pemangku kepentingan agar mutu pendidikan terus meningkat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan harapannya agar para lulusan mampu bersaing di dunia kerja maupun dunia usaha dengan terus mengikuti perkembangan zaman.
“Kami berharap lulusan SMK NU 1 Adiwerna menjadi generasi yang tangguh, mandiri, dan inovatif. Jangan pernah berhenti belajar,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala SMK NU 1 Adiwerna, Zaenal Mutaqin, mengungkapkan rasa bangganya atas capaian para siswa. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni pelepasan, tetapi juga bagian dari program keberlanjutan lulusan, termasuk peluang kerja ke luar negeri.
“Selain pelepasan kelas XII, kami juga melepas siswa yang akan melanjutkan program kerja ke luar negeri, khususnya ke Jepang. Saat ini ada tiga siswa yang sedang dalam proses,” jelasnya.
Ia merinci, satu siswa telah memasuki tahap pemantapan di Jakarta setelah memperoleh matching job, satu lainnya masih menunggu proses administrasi, dan satu siswa lainnya masih dalam tahap seleksi.
Menurut Zaenal, sekolah terus mempersiapkan siswa untuk menghadapi peluang global, baik untuk bekerja di luar negeri maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
SMK NU 1 Adiwerna sendiri memiliki tiga jurusan unggulan, yakni Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), serta Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TKSM).
Ia juga menegaskan komitmen sekolah melalui visi yang mengusung tagline “Sekolah Memerangi Kemiskinan”, dengan mendorong lulusan agar memiliki kompetensi dan kemandirian ekonomi.
Selain itu, pihak sekolah menjalin kerja sama dengan Universitas Bimasakapenta (Ubisa) untuk membuka peluang pendidikan lanjutan, termasuk program kuliah gratis dengan dukungan biaya hidup.
Acara pelepasan semakin semarak dengan berbagai penampilan seni dari para siswa. Momen emosional mencapai puncaknya saat prosesi pengalungan medali dan penyerahan kembali siswa kepada orang tua.
Perwakilan siswa dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa terima kasih kepada para guru atas dedikasi dan kesabaran selama proses pendidikan. Ia juga berharap seluruh lulusan dapat meraih kesuksesan di bidang masing-masing.
Melalui kegiatan ini, para lulusan diharapkan mampu melangkah dengan percaya diri, membawa bekal ilmu dan pengalaman untuk menghadapi tantangan masa depan.***













