Beritamerdeka.co.id – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Wahyudin Noor Aly, yang akrab disapa Goyud, melakukan kunjungan spesifik ke Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PD NA) Kota Tegal pada Sabtu, 9 Mei 2026.
Kunjungan bertajuk “Bantu Rakyat, Cerdaskan Anak Bangsa” ini, dalam Seminar Parenting dengan tema “Balance Life, Happy Kids: Seni Mengasuh di Tengah Kesibukan.”, Goyud didapuk sebagai Keynote Speaker 1.
Sinergi Tokoh dan Ahli
Acara yang berlangsung khidmat ini juga menghadirkan tokoh-tokoh berkompeten lainnya, di antaranya:

– Dewi Umaro Hisyam, S.Psi., M.H. (Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal) sebagai Keynote Speaker kedua.
– Inur Tivani, S.Si., M.Pd., M.Psi., C.NLP (Ruang Bening Consulting) selaku narasumber utama.
Politik dan Hati Perempuan
Dalam pandangannya, Goyud menyoroti urgensi peran perempuan yang tetap peduli pada hak politik di tengah kesibukan mengasuh generasi bangsa. Ia menilai perspektif perempuan dalam politik cenderung lebih loyal dan berbasis nurani.
”Ibu-ibu memegang peranan penting dalam kancah politik. Mereka memiliki sikap yang jelas; kalau sudah punya pilihan, sulit dilepas karena memakai hati. Berbeda dengan laki-laki yang terkadang lebih berkecenderungan pragmatis,” ujar Goyud di sela kegiatan.

Goyud juga menekankan bahwa setiap kebijakan publik yang berdampak pada kesejahteraan keluarga dan pendidikan anak lahir dari proses politik. Oleh karena itu, keterlibatan perempuan dalam menyuarakan hak politiknya adalah bentuk perjuangan untuk masa depan negara.
Data Pendukung: Keterwakilan & Peran Perempuan
Berikut adalah data relevan terkait peran perempuan di ranah publik dan domestik:
– Daftar Pemilih Tetap (DPT), Secara nasional, jumlah pemilih perempuan seringkali setara atau bahkan melebihi pemilih laki-laki, menjadikannya penentu kemenangan dalam kontestasi politik.

– UU No. 7 Tahun 2017 mengamanatkan keterwakilan perempuan minimal 30% dalam kepengurusan partai politik tingkat pusat.
– Keterlibatan perempuan dalam pengambilan keputusan ekonomi dan politik terus meningkat, yang berbanding lurus dengan perbaikan kualitas pola asuh anak (parenting).
– Peran ibu dalam parenting (seperti tema seminar ini) adalah kunci utama dalam mencegah stunting dan menyiapkan SDM unggul untuk Indonesia Emas 2045.
Pentingnya Melek Politik
Goyud kembali mengingatkan bahwa politik bukan sekadar perebutan kekuasaan, melainkan instrumen untuk menciptakan kebijakan yang pro-rakyat.
”Betapa pentingnya politik bagi bangsa, karena di politik ini banyak kebijakan yang diputuskan, termasuk kebijakan yang menyentuh urusan rumah tangga dan pendidikan anak-anak kita,” pungkasnya. “””













