Beritamerdeka.co.id – Isu “Dirtek titipan” kembali menghangat di Perumda Tirta Patriot. Sekretaris Forum Organisasi Daerah (Forda) Ahmad Syahbana mendesak Kuasa Pemilik Modal (KPM) segera mengevaluasi Dirut setelah beredar informasi Dirut diduga menjagokan kandidat internal dalam seleksi Direktur Teknik, posisi kunci yang menentukan pelayanan air ke masyarakat Bekasi.
.Menurut Ahmad, proses seleksi pejabat strategis di lingkungan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) harus berjalan secara profesional, transparan, dan bebas dari intervensi pihak mana pun. Namun, belakangan muncul isu yang berkembang di tengah masyarakat bahwa Dirut Perumda Tirta Patriot diduga memiliki kandidat atau “jagoan” tertentu yang berasal dari internal perusahaan.
“Kami mendengar adanya informasi yang beredar bahwa Dirut diduga memiliki calon yang dijagokan dalam proses pemilihan Direktur Teknik. Jika informasi ini benar, tentu sangat disayangkan karena dapat menimbulkan persepsi negatif terhadap independensi proses seleksi,” ujar Ahmad kepada wartawan Senin, (15/6/2026)
Ia menegaskan bahwa jabatan Direktur Teknik merupakan posisi penting yang berkaitan langsung dengan operasional perusahaan dan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, pengisian jabatan tersebut harus dilakukan berdasarkan kompetensi, integritas, dan rekam jejak kandidat, bukan karena faktor kedekatan atau kepentingan tertentu.
“Jangan sampai proses seleksi yang seharusnya objektif justru menimbulkan dugaan adanya keberpihakan. KPM harus memastikan bahwa seluruh tahapan berjalan sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance,” katanya.
Ahmad juga meminta KPM untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kepemimpinan Dirut Perumda Tirta Patriot guna menjaga kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah tersebut.
“KPM harus segera turun tangan melakukan evaluasi. Jangan sampai isu-isu seperti ini terus berkembang dan menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap Perumda Tirta Patriot,” tegasnya.
Lebih lanjut, Forda berharap proses pemilihan Direktur Teknik dapat berlangsung secara terbuka dan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh kandidat yang memenuhi persyaratan.













