Scroll untuk baca berita
Ekonomi & BisnisPendidikanRegional

Koperasi Tawari Lumintu Bersama, Gelar Pelatihan Bandeng Presto Gratis di Sidapurna Tegal

×

Koperasi Tawari Lumintu Bersama, Gelar Pelatihan Bandeng Presto Gratis di Sidapurna Tegal

Sebarkan artikel ini
Pemilik Koperasi Tawari Lumintu, Akhmad Shofi saat menjelaskan fasilitas produksi Bandeng Presto di kawasan Sidapurna, Kabupaten Tegal, Senin, 11 Agustus 2026

Beritamerdeka.co.id – Guna meningkatkan keterampilan warga sekaligus mengembangkan potensi usaha di bidang perikanan, Koperasi Tawari Lumintu Bersama menggelar pelatihan pembuatan bandeng presto di Rumah Produksi Tawari Presto, Desa Sidapurna RT 014/RW 002, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, Selasa, 11 Agustus 2026.

​Kegiatan pelatihan yang diikuti oleh 10 peserta dari warga sekitar dan pekerja cold storage ini diselenggarakan secara gratis. Selain mendapatkan ilmu, para peserta juga mendapat seragam hingga uang saku. Pelatihan ini menghadirkan praktisi UMKM Bandeng Presto asal Semarang, Pratama Danar Yoga, sebagai narasumber.

​Pemilik Koperasi Tawari Lumintu Bersama, Ahmad Shofi, menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk mengatasi persoalan klasik di sektor perikanan, yakni cepat rusaknya ikan pascapanen yang memicu anjloknya harga jual di pasaran.

Akhmad Shofi saat memberikan sambutan

​”Hasil laut kita sangat melimpah, tapi tantangannya ikan cepat busuk sehingga harganya jatuh. Kami ingin berkontribusi di sistem pengolahannya, seperti pengasapan dan presto. Pengolahan ini bisa memberi nilai tambah dan menaikkan nilai jual ikan hingga dua sampai tiga kali lipat,” ujar Ahmad Shofi.

Dukungan Fasilitas Modern dan Target Ekspor

​Untuk menunjang proses produksi, Rumah Produksi Tawari Presto telah dilengkapi fasilitas pendingin yang mumpuni, antara lain:

* ​Cold Storage: 1 unit kapasitas 10 ton (dalam) dan 1 unit kapasitas 3 ton (luar).

* ​Air Blast Freezer (ABF): Kapasitas 1,5 ton yang mampu membekukan ikan segar dari laut hanya dalam waktu 8 jam.

* ​Armada Distribusi: Mobil thermo khusus pengantaran untuk menjaga kualitas produk tetap segar.

​Saat ini, kapasitas produksi bandeng presto berada di angka 1 hingga 1,5 ton per hari dan diproyeksikan melonjak dua kali lipat seiring penambahan mesin baru. Produk olahan yang telah divakum mampu bertahan hingga 6 bulan, memungkinkannya menembus pasar ritel modern (seperti Superindo dan MC Mart), pasar tradisional di wilayah Tegal, Brebes, dan Pemalang, hingga dapur SPPG.

Belajar AI Sejak Dini, 100 Pelajar Antusias Ikuti Pelatihan Bersama Polres Tegal

​Ahmad Shofi menambahkan, unit usaha ini diperkirakan dapat menyerap 20 hingga 25 tenaga kerja lokal untuk berbagai tahapan proses, mulai dari pemilahan, marinasi, hingga pengemasan (packing).

​Sinergi Bersama Lintas Dinas
​Sebagai langkah percepatan izin legalitas dan penetrasi pasar hingga ke tingkat ekspor, acara ini juga dihadiri oleh perwakilan dari pelbagai instansi Pemkab Tegal dan lembaga terkait, meliputi:

– ​Dinas Koperasi dan UKM
– ​Dinas Kesehatan
– ​Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)
– ​Dinas Perikanan
– ​Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)

​”Dengan hadirnya dinas-dinas terkait, kami berharap bisa saling berkolaborasi dan bersinergi untuk mempercepat pengembangan usaha ini, sehingga kelak dapat memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan warga dan perekonomian daerah,” pungkas Shofi. (*)