Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Regional

Gendeng Puskesmas Kambangan, 50 Tahanan Baru Lapas Slawi Jalani Skrining Kesehatan

×

Gendeng Puskesmas Kambangan, 50 Tahanan Baru Lapas Slawi Jalani Skrining Kesehatan

Sebarkan artikel ini
Puluhan tahanan baru di Lapas Slawi jalani skrining kesehatan

 

Beritamerdeka.co.id – Baru memasuki Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Slawi, 50 tahanan baru langsung menjalani pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan para tahanan sekaligus mengantisipasi potensi penyebaran penyakit menular di lingkungan lapas.

Skrining kesehatan tersebut digelar Lapas Kelas IIB Slawi bekerja sama dengan Tim Medis Puskesmas Kambangan, Senin (21/9/2026). Pemeriksaan berlangsung di Klinik Lapas Slawi mulai pukul 09.00 hingga 10.30 WIB.

Kegiatan ini menjadi bagian dari prosedur pemeriksaan awal bagi tahanan baru sebelum mereka ditempatkan dan berbaur di lingkungan blok hunian. Selain memetakan kondisi kesehatan secara umum, skrining juga bertujuan mendeteksi sedini mungkin adanya potensi penyakit menular.

Tim medis Puskesmas Kambangan bersama petugas kesehatan Lapas Slawi melakukan sejumlah pemeriksaan, mulai dari pengecekan tanda-tanda vital, pengukuran berat badan, pemeriksaan fisik umum, hingga skrining penyakit menular seperti tuberkulosis (TBC) dan HIV/AIDS.

Kepala Lapas Kelas IIB Slawi menegaskan, pemeriksaan kesehatan sejak awal merupakan bagian penting dalam pemenuhan hak dasar tahanan sekaligus bentuk pencegahan terhadap risiko kesehatan di lingkungan pemasyarakatan.

“Skrining kesehatan ini sangat krusial untuk memastikan setiap tahanan baru yang masuk dalam kondisi sehat dan bebas dari penyakit menular. Sinergi bersama Puskesmas Kambangan ini menjadi komitmen kami dalam menjaga kualitas kesehatan lingkungan lapas serta memberikan pelayanan medis yang optimal sejak awal,” ujar Kalapas Slawi saat memantau pelaksanaan kegiatan.

Selama pemeriksaan, seluruh tahapan berlangsung tertib, lancar dan aman dengan pengawasan jajaran petugas pengamanan Lapas Slawi.

Dari hasil skrining terhadap 50 tahanan baru, secara umum kondisi kesehatan mereka terpantau stabil. Petugas medis juga tidak menemukan indikasi penyakit menular yang membahayakan dalam pemeriksaan tersebut.

Setelah pemeriksaan selesai, seluruh hasil skrining kemudian didokumentasikan dalam rekam medis masing-masing tahanan. Data tersebut menjadi dasar pemantauan dan pelayanan kesehatan selama menjalani masa penahanan.

Lapas Kelas IIB Slawi bersama Puskesmas Kambangan pun berkomitmen menjaga sinergi pelayanan kesehatan secara berkelanjutan. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, sehat, aman dan kondusif, baik bagi tahanan maupun petugas.***