Beritamerdeka.co.id – Pertandingan cabang olahraga (cabor) Triathlon dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 resmi dimulai pada Jumat (6/11/2026). Sebanyak 104 atlet yang mewakili 17 kabupaten dan kota se-Jawa Barat bersaing di kawasan Danau Lut Tawar, Kota Bekasi.
Sebagai tuan rumah, Kota Bekasi menurunkan tiga atlet terbaiknya untuk memperebutkan medali dan bersaing ketat dengan para peserta dari berbagai daerah. Rangkaian kompetisi cabor Triathlon Porprov XV Jabar ini dijadwalkan berlangsung hingga 13 November 2026.
Ketua Panitia PB Triathlon Kota Bekasi, Setemen Abdul Hakim, menjelaskan bahwa lintasan sepeda yang digunakan memanfaatkan sejumlah ruas jalan utama di sekitar kawasan Danau Lut Tawar.
“Rute sepeda dimulai dari Kompleks Lut Tawar, kemudian menuju Jalan Baru, dilanjutkan ke Jalan Perjuangan, dan kembali lagi ke titik awal di Kompleks Lut Tawar,” ujar Setemen saat memberikan keterangan pers di Stadion Patriot Candrabhaga, Minggu (8/11/2026).
Setemen memaparkan, total jarak lintasan sepeda mencapai kurang lebih 20 kilometer. Para atlet diwajibkan menyelesaikan sekitar empat putaran, di mana setiap putarannya memiliki panjang lintasan sekitar 4,5 kilometer.
Terkait kelayakan arena pertandingan, pihak panitia memastikan seluruh fasilitas pendukung dan venue telah melewati tahap pemeriksaan mendalam oleh Technical Delegate. Dari hasil inspeksi tersebut, venue Triathlon Danau Lut Tawar dinyatakan memenuhi kriteria dan sangat layak untuk menggelar pertandingan tingkat provinsi.
Penyelenggaraan ajang ini diharapkan tidak hanya berhenti sebagai ajang kompetisi sesaat. Menurut Setemen, pelaksanaan Triathlon di Danau Lut Tawar merupakan buah dari proses persiapan intensif yang cukup panjang.
“Harapan saya, karena cabang olahraga ini baru pertama kali dimulai di Danau Lut Tawar dan persiapannya cukup panjang, mudah-mudahan Pemerintah Kota Bekasi bisa melirik penataan kawasan Danau Lut Tawar. Ke depannya, tempat ini bukan hanya digunakan untuk ajang Porprov, tetapi juga bisa menjadi tempat latihan rutin para atlet,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menilai kawasan Danau Lut Tawar memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi pusat kegiatan olahraga (sports center) terpadu di Kota Bekasi. Potensi ini didukung oleh ketersediaan area perairan hingga rute jalanan yang ideal untuk lintasan sepeda dan atletik.
Pengembangan fasilitas secara berkelanjutan diharapkan mampu memicu peningkatan prestasi olahraga daerah, sekaligus memperkuat posisi Kota Bekasi sebagai salah satu destinasi utama pengembangan olahraga di Jawa Barat. [ ]















