Scroll untuk baca berita
Pilihan EditorRegional

Kota Tegal Jadi Pelopor Nasional, Purwarupa Rusunawa Rendah Karbon Tahap II Diresmikan

×

Kota Tegal Jadi Pelopor Nasional, Purwarupa Rusunawa Rendah Karbon Tahap II Diresmikan

Sebarkan artikel ini
Purwarupa Rusunawa Rendah Karbon tahap II, diresmikan Wali Kota Tegal, Rabu, 29 April 2026

Beritamerdeka.co.id – Kota Tegal kembali mengukuhkan posisinya sebagai pionir hunian ramah lingkungan di Indonesia. Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, meresmikan Purwarupa Rusunawa Rendah Karbon Tahap II yang berlokasi di Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, Rabu 29 April 2026.

​Proyek Purwarupa Rusunawa Rendah Karbon merupakan buah kolaborasi internasional melalui program Science and Technology Research Partnership for Sustainable Development (SATREPS) periode 2020-2026. Program ini didukung penuh oleh JICA (Japan International Cooperation Agency), serta melibatkan keahlian akademis dari Hiroshima University di bawah arahan Prof. Tetsu Kubota.

​Inovasi Desain Pasif dan Struktur Kayu Hibrida Purwarupa Rusunawa Rendah Karbon ini bukan sekadar bangunan biasa. Menurut Prof. Tetsu Kubota, fokus utama penelitian ini adalah mengembangkan teknik hemat energi di wilayah tropis lembap seperti Tegal demi mencapai target Paris Agreement 2030.

Profesor dari Universitas Hiroshima setelah muallaf menambahkan nama didepannya dengan Prod Muhammad Tetsu Kubota

​Sekretaris Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum, Dian Irawati, menjelaskan bahwa keunggulan utama gedung ini terletak pada sistem konstruksi hibrida.

​“Ini adalah kombinasi struktur konvensional dan struktur kayu yang mampu menurunkan embodied carbon (karbon yang dihasilkan saat proses pembangunan) secara signifikan,” jelas Dian.

​Senada dengan hal tersebut, Kabid Perumahan Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Tegal, Iman Senoaji Firmansyah, ST, MEng memaparkan bahwa gedung ini menerapkan desain pasif. Artinya, arsitektur gedung dirancang sedemikian rupa agar suhu di dalam ruangan tetap dingin secara alami, sehingga meminimalisir penggunaan listrik untuk AC maupun lampu.

Kabid Perumahan Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Tegal, Iman Senoaji Firmansyah, ST, MEng

Tahap Evaluasi Akademis Sebelum Operasional

​Meski bangunan telah diresmikan, masyarakat diminta bersabar untuk menempati hunian ini. Iman Senoaji menyebutkan bahwa gedung saat ini masih dipenuhi berbagai sensor untuk pengumpulan data penelitian hingga tahun 2028 atau 2029.

​”Kita masih memasang alat sensor di seluruh ruangan untuk mendeteksi data efisiensi material dan penggunaan energi. Hasil evaluasi ini nantinya akan menjadi standar nasional untuk pembangunan skala besar di masa depan,” ungkap Iman Senoaji.

Langkah Strategis Menuju Kota Hijau

​Senior Representative JICA Indonesia, Kakuda Kazuyuki, mengapresiasi kerja sama lintas sektor yang melibatkan Pemerintah Kota Tegal, Kementerian PU, hingga BMKG. Ia percaya proyek ini adalah solusi nyata untuk menyediakan hunian terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan menengah sekaligus memitigasi perubahan iklim.

ROB Muarareja dan Jamban Rusunawa Target Kunlap Komisi III DPRD Kota Tegal

​Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, menutup acara dengan nada optimis. Beliau menegaskan bahwa keberadaan Purwarupa II ini membuktikan kemampuan Kota Tegal dalam berinovasi di kancah nasional.

​“Ini bukan sekadar bangunan, tapi model hunian berkelanjutan. Kota Tegal telah membuktikan diri mampu menjadi pelopor inovasi perumahan yang lebih hijau dan sehat,” pungkas Dedy Yon.

​Daftar Pejabat yang Hadir:

– ​Dedy Yon Supriyono (Wali Kota Tegal)
– ​Dian Irawati (Sekretaris Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR,
– Kakuda Kazuyuki (Senior Representative JICA Indonesia),
– Agus Dwi Sulistyantono (Sekretaris Daerah Kota Tegal). ***