Beritamerdeka.co.id – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
telah melakukan survei terhadap gedung sekolah yang mengalami kerusakan akibat
bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.
Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, menyampaikan bahwa hasil survei tersebut
menjadi dasar langkah penanganan ke depan, khususnya dalam memastikan
keberlangsungan pendidikan bagi anak-anak terdampak.
Menurutnya, pemerintah akan segera melakukan revitalisasi terhadap SDN
Padasari 1 yang mengalami kerusakan cukup parah. Selain itu, untuk menjaga
proses belajar mengajar tetap berjalan, direncanakan penggabungan SDN Padasari 1 dengan SDN Padasari 2.
“Di tengah musibah yang melanda, ada satu fasilitas yang wajib diselenggarakan yakni pendidikan. Upaya pemerintah dalam menyelenggarakan pendidikan kepada anak-anak di sini adalah dengan mengupayakan revitalisasi agar proses pendidikan tetap berlangsung,” ujar Bupati, Rabu (29/4/2026).
Ia menegaskan bahwa sektor pendidikan menjadi prioritas utama di tengah kondisi
darurat. Pemerintah tidak ingin anak-anak kehilangan haknya untuk belajar meskipun berada dalam situasi bencana.
Selain rencana revitalisasi, pemerintah juga tengah menyiapkan skema pembelajaran
sementara agar kegiatan belajar mengajar tidak terhenti. Opsi penggunaan fasilitas
darurat maupun pengaturan sistem belajar bergiliran menjadi bagian dari solusi jangka pendek.
Bencana tanah bergerak yang melanda Desa Padasari sebelumnya telah menyebabkan
kerusakan pada sejumlah rumah warga serta fasilitas umum, termasuk sekolah. Kondisi
ini memaksa sebagian warga untuk mengungsi ke hunian sementara yang telah disediakan pemerintah.
Dengan adanya langkah cepat dari pemerintah pusat dan daerah, diharapkan
proses pendidikan bagi anak-anak di wilayah terdampak tetap berjalan, sekaligus
memberikan rasa aman dan kepastian bagi para orang tua.
Pemerintah Kabupaten Tegal juga mengajak seluruh pihak, termasuk masyarakat dan
relawan, untuk bersama-sama mendukung pemulihan pascabencana, khususnya dalam
sektor pendidikan yang menjadi fondasi masa depan generasi muda.***













