BeritaMerdeka.co.id – Upaya pencarian terhadap seorang pemuda bernama Faqih Abdusalam Raihan (24), warga Desa Dermasandi RT 08 RW 02, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, yang dilaporkan tenggelam terseret arus laut di Pantai Larangan, Desa Munjungagung, Kecamatan Kramat, akhirnya membuahkan hasil.
Memasuki hari kedua operasi pencarian, tim gabungan berhasil menemukan korban pada Minggu pagi 18 Januari 2026, sekitar pukul 09.15 WIB. Korban ditemukan tidak jauh dari lokasi awal kejadian, setelah petugas melakukan penyisiran intensif di perairan sekitar pantai.
Sebelumnya, korban dilaporkan hilang pada Sabtu, 17 Januari 2026, saat mandi di bibir pantai bersama dua orang rekannya. Namun, arus laut yang tiba-tiba menguat menyeret korban ke tengah laut. Kedua rekan korban sempat berupaya memberikan pertolongan, namun usaha tersebut tidak berhasil akibat derasnya arus serta kondisi korban yang diduga telah kelelahan.
Sejak menerima laporan, Sat Polairud Polres Tegal bersama unsur terkait langsung menggelar operasi pencarian dengan menyisir perairan dan pesisir Pantai Larangan.
Operasi SAR melibatkan personel Sat Polairud Polres Tegal, Polsek Kramat, TNI AL Pos Larangan, BPBD Kabupaten Tegal, PMI Kabupaten Tegal, Koramil Kecamatan Kramat, serta relawan.
Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian.
“Alkhamdulillah, pada hari kedua korban berhasil ditemukan. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel gabungan yang telah bekerja tanpa lelah dalam operasi pencarian ini. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR secara resmi dihentikan,” ujar Kapolres.
Sementara itu, Kasat Polairud Polres Tegal IPTU Hendra Wijaya, menjelaskan bahwa pencarian dilakukan secara maksimal sejak hari pertama dengan mempertimbangkan arah arus dan kondisi gelombang laut.
“Personel kami bersama tim gabungan melakukan penyisiran laut dan pesisir secara bertahap dengan memperhitungkan pergerakan arus. Alhamdulillah korban ditemukan tidak jauh dari lokasi awal kejadian, kemudian segera dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga,” jelasnya.
Setelah ditemukan, korban dievakuasi ke darat oleh petugas gabungan untuk penanganan lebih lanjut. Jenazah korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.
Kapolres Tegal kembali mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di kawasan pantai, khususnya saat kondisi cuaca dan gelombang tidak bersahabat.
“Kami mengingatkan masyarakat dan pengunjung wisata pantai untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang serta mematuhi rambu-rambu keselamatan. Jangan memaksakan diri mandi di laut apabila tidak memiliki kemampuan berenang, demi keselamatan bersama,” tegasnya.***













