Beritamerdeka.co.id – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN Mejasem Barat 01 tahun ini diisi dengan kegiatan yang tak hanya mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga membekali peserta didik dengan kemampuan menyelamatkan diri saat terjadi bencana.
Bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal, sekolah menggelar edukasi Kesiapsiagaan Bencana pada Jumat (17/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh 158 siswa mulai dari kelas 1 hingga kelas 6.
Materi disampaikan oleh narasumber PMI Kabupaten Tegal, yakni M. Ramedon, Ikfi Amalia, dan Fahris Ali Defin. Dalam penyampaiannya, para siswa diberikan pemahaman mengenai mitigasi serta langkah-langkah kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa bumi dan kebakaran.
Peserta diajak mengenali berbagai potensi bahaya di lingkungan sekitar, memahami prosedur penyelamatan diri saat terjadi keadaan darurat, hingga pentingnya tetap tenang dan mengutamakan keselamatan ketika bencana terjadi.
Agar pembelajaran lebih mudah dipahami, kegiatan juga dilengkapi dengan sesi praktik. Para siswa berkesempatan menyaksikan sekaligus mencoba cara memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Tradisional (APAT), sehingga mereka memperoleh pengalaman langsung dalam menghadapi situasi kebakaran.
Melalui kegiatan ini, SDN Mejasem Barat 01 berharap seluruh peserta didik memiliki kesadaran yang lebih tinggi terhadap potensi bencana serta mampu bertindak cepat, tepat, dan aman apabila sewaktu-waktu menghadapi kondisi darurat.***











