Scroll untuk baca berita
Pendidikan

SPMB 2026 Kabupaten Tegal Full Online, Dikbud Pastikan Tak Ada Sekolah Favorit: Ini Jadwal dan Jalurnya

×

SPMB 2026 Kabupaten Tegal Full Online, Dikbud Pastikan Tak Ada Sekolah Favorit: Ini Jadwal dan Jalurnya

Sebarkan artikel ini
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Dikbud Kabupaten Tegal, Yogi Prihatsongko saat memberikan keterangan (Ade W/beritamerdeka.co.id)

Beritamerdeka.co.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026. Berbeda dari tahun sebelumnya, pada tahun ini proses pendaftaran untuk jenjang SD dan SMP dipastikan dilakukan sepenuhnya secara online melalui aplikasi yang dapat diakses di laman spmb.tegalkab.go.id.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Dikbud Kabupaten Tegal, Yogi Prihatsongko menjelaskan, penerapan sistem online secara penuh menjadi langkah untuk meningkatkan transparansi dan kemudahan masyarakat dalam proses pendaftaran sekolah.

“Mulai tahun 2026 untuk SD dan SMP semuanya menggunakan sistem online melalui aplikasi di laman spmb.tegalkab.go.id. Kalau tahun 2025 baru SMP, sekarang diperluas hingga SD,” ujar Yogi, Jumat (22/5/2026).

Menurutnya, kuota daya tampung masing-masing sekolah telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Kepala Dinas Dikbud berdasarkan rekomendasi dari Kemendikdasmen melalui Balai Penjaminan dan Pengembangan Mutu Pendidikan (BPPMP) Provinsi Jawa Tengah.

Setiap sekolah, baik jenjang SD maupun SMP, memiliki batas maksimal penerimaan siswa baru yang wajib dipatuhi sesuai aturan yang berlaku.

Untuk jalur penerimaan, mekanisme SPMB 2026 masih menggunakan pola yang sama seperti tahun sebelumnya. Namun, pembagian kuota kini menerapkan batas minimal dan maksimal, bukan prosentase tetap.

Pada jenjang SD, jalur domisili minimal 70 persen, afirmasi minimal 15 persen, dan mutasi maksimal 5 persen.

Sementara untuk jenjang SMP, kuota jalur domisili minimal 40 persen, afirmasi minimal 20 persen, prestasi minimal 35 persen, serta mutasi maksimal 5 persen.

“Kalau ada kuota jalur tertentu yang tidak terpenuhi, nantinya bisa dialihkan ke jalur lain. Misalnya afirmasi tidak terpenuhi, maka sisanya bisa masuk ke domisili atau prestasi,” jelasnya.

Yogi juga mengungkapkan, saat ini jumlah SMP di Kabupaten Tegal mencapai 116 sekolah, terdiri dari 49 SMP negeri dan 67 SMP swasta.

Meski demikian, ia menegaskan tidak ada istilah sekolah unggulan ataupun sekolah favorit dalam pelaksanaan SPMB 2026.

“Semua sekolah sama, tidak ada sekolah unggulan,” tegasnya.

Selain SMP dan SD, Dinas Dikbud Kabupaten Tegal juga mengakomodasi penerimaan peserta didik jenjang PAUD. Namun khusus PAUD, proses pendaftaran masih dilakukan secara manual.

Untuk mengantisipasi kendala teknis, Dinas Dikbud telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait. Di antaranya dengan Disdukcapil untuk sinkronisasi data kependudukan, serta Dinas Sosial terkait validasi data jalur afirmasi.

Tak hanya itu, pelatihan teknis juga telah diberikan kepada operator sekolah mulai jenjang PAUD hingga SMP guna memastikan pelaksanaan berjalan lancar.

Masyarakat yang mengalami kendala nantinya dapat memanfaatkan layanan hotline pengaduan di nomor 0821-4420-773 yang dapat diakses tanpa login.

Yogi pun mengimbau para orang tua agar memahami seluruh persyaratan dan jadwal pendaftaran sebelum melakukan registrasi.

“Silakan dipelajari syaratnya, lengkapi administrasinya, lalu daftar sesuai linimasa yang sudah ditentukan dan pahami regulasinya,” pesannya.

Adapun jadwal pendaftaran jenjang SD dibuka pada 1 hingga 15 Juni 2026. Sedangkan untuk SMP, registrasi akun dimulai pada 1 sampai 3 Juni 2026. Informasi lebih lanjut juga dapat diakses melalui laman resmi maupun masing-masing sekolah.

Dinas Dikbud Kabupaten Tegal berharap pelaksanaan SPMB 2026 dapat berjalan lancar tanpa adanya persoalan substantif ataupun aduan dari masyarakat.

“Sosialisasi sudah kami lakukan jauh-jauh hari. Kami juga sudah menyiapkan berbagai alat bantu untuk menunjang proses SPMB yang akan dilaksanakan bulan Juni mendatang,” pungkas Yogi.***