Arsip Tag: Santunan anak yatim

Usap Kepala, Berbagi Kebahagiaan 10 Suro di BG Kitchen and Lounge Kota Tegal

Beritamerdeka.co.id – Momentum bulan Muharam atau yang akrab dikenal dalam tradisi Jawa sebagai bulan Suro, kembali menjadi panggung kepedulian sosial di Kota Tegal. Menghidupkan tradisi “Hari Raya Anak Yatim”, BG Kitchen and Lounge menggelar aksi sosial dengan mengumpulkan hampir seratusan anak yatim piatu untuk diberikan santunan dan doa bersama pada Kamis, 25 Juni 2026.

Menurut Manager BG Kitchen & Lounge, Dhany saputra a​cara ini dilangsungkan secara paralel di dua lokasi yaitu di BG Kitchen and Lounge (Jl. P. Diponegoro No.109, Mangkukusuman) milik Sugiarto (yang akrab disapa Ko Bagong), dan satunya lagi berlokasi di Billiard 101 (Jl. Ahmad Yani, kawasan Citywalk Kota Tegal).

Memadukan Bisnis dengan Kemanusiaan

​Kegiatan kerohanian dan santunan ini dibimbing langsung oleh Ustad Eko Suprianto, yang juga menjabat sebagai Lebe di wilayah Kelurahan Panggung. Dalam tausiyahnya, Ustad Eko memberikan apresiasi tinggi kepada Sugiarto selaku pemilik usaha tersebut. Menurutnya, langkah ini merupakan potret nyata bagaimana seorang pengusaha tidak melulu terjebak dalam pusaran business-oriented (mencari keuntungan semata).

Ustad Eko Suprianto

​”Ini bisa untuk mencontohkan teman-teman yang lain untuk segera melaksanakan hal-hal seperti ini. Karena dari fungsi inti ini semuanya bahwa kita harus peduli kepada manusia tidak memandang suku, ras, agama atau apapun,” ujar Ustad Eko pada beritamerdeka.co.id usai memberikan tausiyah.

​Kiprah kemanusiaan Sugiarto atau Ko Bagong sejatinya sudah bukan rahasia lagi bagi masyarakat Kota Tegal. Selain rutin menyambangi panti asuhan, ia juga dikenal memiliki kepedulian yang menyentuh akar rumput. Salah satu aksi nyatanya di lapangan adalah menjamin biaya listrik bulanan bagi satu keluarga yang seluruh anggotanya mengalami lumpuh layu di kawasan Margadana.

​Melalui langkah ini, BG Kitchen and Lounge berhasil mendobrak paham kapitalistik murni. Manajemen mampu memadukan konsep bisnis yang kokoh dengan tanggung jawab sosial (sosialisme) yang berdampak nyata bagi lingkungan sekitar.

Khidmat Doa dan Santunan

​Suasana khidmat menyelimuti jalannya acara saat anak-anak yatim melafalkan doa-doa untuk orang tua mereka yang telah tiada. Mereka juga memanjatkan doa kebaikan dan kedamaian bagi sesama umat manusia agar senantiasa mendapat berkah dari Tuhan Yang Maha Kuasa.

​Acara ditutup dengan momen penuh haru: pemberian santunan berupa amplop berisi uang tunai yang dibarengi dengan tradisi mengusap kepala anak-anak yatim piatu sebagai simbol kasih sayang dan perlindungan.

Mengenal Tradisi 10 Suro (Hari Raya Anak Yatim)

​Mengapa tanggal 10 Muharam atau 10 Suro begitu lekat dengan santunan anak yatim? Berikut adalah informasi dan latar belakang tradisi mulia ini:

BG Kitchen and Lounge Tegal Santuni Puluhan Anak Yatim Piatu

​1. Lebaran Anak Yatim (Idul Yatama)
​Dalam kalender Islam, tanggal 10 Muharam disebut sebagai Hari Asyura. Di Indonesia, khususnya dalam tradisi NU dan masyarakat Jawa, momen ini sering disebut sebagai “Lebaran Anak Yatim”. Istilah ini sebenarnya bukan hari raya keagamaan resmi seperti Idul Fitri, melainkan sebuah ungkapan (majazi) sebagai bentuk kegembiraan bagi anak-anak yatim karena pada hari tersebut banyak orang yang memberikan perhatian khusus dan memanjakan mereka.

​2. Keutamaan Mengusap Kepala Anak Yatim

​Tradisi mengusap kepala anak yatim yang dilakukan pada acara BG Kitchen and Lounge bersumber dari nilai-nilai spiritual yang kuat. Berdasarkan riwayat hadis, Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya untuk menyayangi anak yatim di hari Asyura. Disebutkan bahwa siapa pun yang mengusap kepala anak yatim dengan penuh kasih sayang di tanggal 10 Muharam, maka Allah SWT akan mengangkat derajatnya setinggi helai rambut yang diusapnya.

​3. Akulturasi Budaya Jawa dan Islam

​Bulan Suro (dalam penanggalan Jawa yang dicetuskan Sultan Agung) bertepatan dengan bulan Muharam. Bagi masyarakat Jawa, Suro adalah bulan yang sakral dan penuh refleksi diri (wawas diri). Memperingati 10 Suro dengan bersedekah dan menyantuni anak yatim merupakan bentuk nyata dari konsep Memayu Hayuning Bawwono—yakni memperindah dunia dengan menabur kebaikan kepada sesama makhluk hidup, tanpa memandang sekat suku, ras, maupun agama. ***

Refleksi Setahun Billiard and Cafe 101, salah satu ikon hiburan dan rekreasi terbaru di Kota Tegal

Billiard and Cafe 101 yang terletak di Citywalk Jl. Ahmad Yani Kota Tegal rayakan ulang tahun pertamanya, Kamis, 30 Oktober 2025

Beritamerdeka.co.id Billiard and Cafe 101 hari ini merayakan ulang tahun pertamanya dengan suasana kesederhanaan dan penuh syukur didoakan anak yatim piatu.

Acara peringatan digelar penuh makna, ditandai syukuran dan penyantunan 27 anak yatim dari Yayasan Surya Alam, Kamis, 30 Oktober 2025.

Menurut General Manager (GM) 101, Steve Matulessy, kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai rasa syukur dengan mengundang anak yatim piatu berbagi kebahagiaan.

BG Kitchen and Lounge Tegal Santuni Puluhan Anak Yatim Piatu

​Dalam sambutannya, Steve Matulessy mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan masyarakat Tegal selama setahun terakhir.

“Ulang tahun pertama ini adalah momentum untuk berbagi kebahagiaan. Kami berharap, doa terbaik dari anak-anak yatim ini dapat menjadi berkah dan memajukan 101, khususnya dalam membantu penyerapan tenaga kerja di Kota Tegal,” ujar Matulessy.

​Penyantunan 27 anak yatim menjadi puncak acara, di mana harapan dan doa terbaik dipanjatkan untuk kemajuan pesat 101, yang sejak awal pembukaannya telah menciptakan ratusan tenaga kerja lokal.

General Manager (GM) 101, Steve Matulessy

​Sejalan dengan perayaan ini, GM 101 juga menyampaikan bahwa bangunan 101 terdiri dari lima lantai dan digadang-gadang akan menjadi tempat rekreasi terintegrasi pertama di Tegal dengan konsep yang menyeluruh.

​Bangunan 5 lantai tersebut meliputi
​Lantai daaar sebagai pusat hiburan dengan fasilitas Billiard & Cafe.

​lantai 2 merupakan ruang hiburan yang sedang dipersiapkan untuk memberikan kenyamanan yang lebih menarik lagi bagi para pengunjung 101,

Lantai 5 Persiapan pembangunan 20 kamar penginapan untuk menunjang kebutuhan akomodasi pengunjung dari luar kota.

Komitmen Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

​Komitmen 101 terhadap perekrutan tenaga kerja lokal terlihat jelas dari alokasi kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk fasilitas yang sudah dan akan beroperasi seperti yang sudah berjalan diantaranya

​Billiard and Cafe telah banyak menyerap sekitar ratusan tenaga kerja yang terbagi dalam berbagai penempatan pekerjaan serta berpotensi pada kontribusinya terhadap pendapatan asli daerah atau PAD.

​Dengan pengembangan ini, Billiars and Cafe 101 tidak hanya menjadi pusat hiburan, tetapi juga motor penggerak ekonomi mikro di Tegal.

Steve Matulessy juga sempat menyinggung akan adanya promo harga spesial sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan setia 101.

​Ke depan, GM 101 berharap dapat terus menjadi destinasi pilihan utama, serta berkontribusi nyata dalam pembangunan dan penyerapan tenaga kerja di Kota Tegal. (Anis Yahya)

Satlantas Polres Tegal Santuni 50 Anak Yatim, Wujud Kepedulian dan Doa untuk Keselamatan Bertugas

Baur SIM Polres Tegal Aiptu Triono menyalurkan santunan anak yatim di Desa Tegalandong, Lebaksiu

BeritaMerdeka.co.id – Suasana haru menyelimuti kegiatan sosial yang digelar Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tegal di Majelis Taklim Hidayatul Jannah, Desa Tegalandong Blok Pacing, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, Senin 27 Oktober 2025.

Dalam acara penuh kehangatan tersebut, jajaran Satlantas Polres Tegal menyerahkan santunan kepada 50 anak yatim piatu, sebagai bentuk kepedulian dan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan tugas kepolisian.

Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Kapolres Tegal, AKBP Bayu Prasatyo, yang disampaikan melalui Kasat Lantas Polres Tegal, AKP Bharatungga Dharuning Pawuri. Santunan diserahkan secara simbolis oleh jajaran Satlantas yang dipimpin Baursim Unit Regiden Aiptu Triono.

Selain memberikan santunan, kegiatan juga diisi dengan doa bersama memohon perlindungan dan keselamatan dalam setiap pelaksanaan tugas personel kepolisian.

“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya anak-anak yatim piatu. Kami juga bersyukur atas kelancaran tugas yang telah dijalankan personel Polres Tegal,” ujar Aiptu Triono.

Ia menambahkan, doa dari anak-anak yatim diharapkan menjadi berkah bagi terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Kabupaten Tegal.

Suasana kegiatan berlangsung penuh kekeluargaan. Anak-anak yatim tampak bahagia menerima perhatian dan kasih sayang dari jajaran kepolisian.

Momen ini sekaligus menjadi jembatan silaturahmi antara Polri dan masyarakat, memperkuat rasa empati dan kebersamaan dalam menjaga harmoni sosial di Kabupaten Tegal.***

Wujudkan Kepedulian, Srikandi Pemuda Pancasila dan Wawalkot Adakan Bhakti Sosial

Terlihat kegiatan santunan kepada anak yatim penuh hikmat dan keceriaan

Beritamerdeka.co.id – Sinergitas dalam mewujudkan kepedulian sesama berbagai kegiatan dilakukan oleh Organisasi Masyarakat (Ormas) di Kota Tegal

Srikandi Pemuda Pancasila (PP) Kota Tegal bersama Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah, mengadakan bhakti sosial santunan kepada 20 anak yatim piatu di Aula Rumah Dinas Wakil Wali Kota Tegal, Minggu 3 Agustus 2025

Kegiatan santunan tersebut merupakan program kerja Srikandi Pemuda Pancasila. Selain santunan juga dilaksanakan rapat pleno, penyampaian program kerja dan tausiah tentang makna bulan Muharram

Ketua Srikandi Kota Tegal Yuniati Utamie mengatakan santunan ini sebagai bentuk kepedulian Srikandi kepada anak yatim. Kemudian ada lagi kerja sama dengan Lapas Tegal untuk mengenalkan produk pelatihan napi Lapas. Dan program Goes to School untuk sosialisasi hukum.

Seusai acara sesi foto bersama di Aula Rumah Dinas Wakil Wali Kota Tegal

“Dan program ini, membuktikan bahwa Srikandi peduli anak yatim dan piatu,” ujar Ketua Srikandi Kota Tegal.

Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah mengungkapkan santunan ini akan dapat mendatangkan barokah. Dan program ini membuktikan bahwa managemen organisasi wanita yang dikelola dengan baik. Pemkot Tegal siap bersinergi dengan organisasi wanita seperti santunan anak yatim tersebut.

“Kami siap bersinergi dengan masyarakat Kota Tegal, terutama Srikandi PP,” kata Wakil Wali Kota Tegal. (Zaen)

Peringati Muharram Penuh Bahagia dan Makna Santunan Anak Yatim

Salah satu anak yatim Aji Pratama didampingi kakeknya Maeni saat menerima santunan dari Baznas. Jumat 11 Juli 2025

Beritamerdeka.co.id – Rasa bahagia anak yatim saat menerima santunan merupakan ekspresi emosi positif yang timbul akibat terpenuhinya kebutuhan dasar mereka dan adanya perhatian serta kepedulian dari orang lain.

Kebahagiaan anak yatim saat menerima santunan bukan sekadar perasaan sesaat, tetapi juga merupakan dampak positif dari terpenuhinya kebutuhan dan perhatian yang mereka terima.

Hal itu disampaikan oleh Maeni (63) warga Kelurahan Bandung Kimpling RT IV RW V yang mendampingi cucunya saat mengambil santunan dari Baznas yang berlangsung di Pendopo Ki Gede Sebayu. Jumat 11 Juli 2025

Dari pantauan jurnalis Beritamerdeka.co.id. Salah satu anak yatim yang mendapatkan santunan Aji Pratama (10) yang masih duduk di bangku Madrasah Ibtidaiyah (MI) kelas III sudah ditinggal ibu bapaknya sejak kecil.

Aji Pratama sejak usia 4 tahun diasuh oleh kakeknya, kasih sayang dirasakan dari semua kerabat. Dengan mendapatkan santunan dari Baznas merasa senang bahagia sekali, santunan yang didapat sangat bermanfaat untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Ungkapnya saat berbincang-bincang seusai menerima santunan.

Sebanyak 150 anak yatim terima santunan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tegal yang berkolaborasi dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Tegal, (LAZIS) Jateng Kota Tegal, LAZIS NU Kota Tegal, LAZIS MU Kota Tegal, dan LAZ SAI Kota Tegal.

Ketua Baznas Kota Tegal, Harun Abdi Manaf pada acara tersebut menyampaikan pada dasarnya Baznas Kota Tegal bekerja sama dengan lembaga zakat lain di Kota Tegal, tidak hanya menyantuni 150 anak yatim ini saja, karena jumlah anak yatim yang terdaftar di Baznas Kota Tegal terdapat 3.600 an anak yatim, dari jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Pihaknya akan menindaklanjuti supaya bagaimana dari 3.600-an anak yatim di Kota Tegal dapat terjangkau, baik oleh Baznas maupun LAZ lain yang ada di Kota Tegal, dan diharapkan penyantunan dilaksanakan di dekat lokasi para anak yatim yang diberikan santunan.”ujar Harun Abdi Manaf.

Harun menjelaskan, 150 anak yatim tersebut, masing-masing mendapatkan santunan uang tunai Rp100.000,-/anak dan bingkisan Rp75.000,-/paket. Ketua Baznas Kota Tegal berharap orang-orang yang mampu di Kota Tegal bisa menyalurkan zakat di Baznas, karena pihaknya akan selalu menyalurkan bantuan, agar bisa menjangkau dan lebih luas lagi. “Jelas Harun panggilan akrabnya.

Berlangsungnya kegiatan Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menyampaikan santunan tersebut dalam rangka Muharram 1447 H. Muharram adalah bulan yang penuh dengan nilai-nilai spiritual dan kemuliaan. Sebagaimana Rasulullah SAW sabdakan bahwa bulan Muharram adalah salah satu bulan yang dimuliakan Allah.

“Di dalamnya terdapat momentum untuk memperbanyak amal kebaikan, salah satunya adalah menyantuni anak-anak yatim, sebagaimana kita laksanakan bersama pada hari ini,” ungkap Dedy Yon.

Menurut Dedy Yon, anak-anak yatim adalah amanah umat. Mereka adalah tanggung jawab kita bersama. Menyantuni mereka tidak sekadar sebagai bentuk kasih sayang dan perhatian sosial, tetapi juga sebagai jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dalam Al-Qur’an pun, Allah menegaskan pentingnya menyayangi dan memperhatikan nasib anak-anak yatim.

“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Baznas Kota Tegal dan seluruh Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Tegal atas inisiatif mulia ini,”pungkas Dedy Yon. (Zaen)

Majlis Ta’lim Asyiqotul Jannah Kota Tegal Gelar Santunan Anak Yatim

Pengurus Majlis Ta’lim Asyiqotul Jannah Kota Tegal foto bersama seusai kegiatan santunan. Senin 7 Juni 2025

Beritamerdeka.co.id – Berbagi adalah ajaran yang sangat ditekankan dalam Islam. Tindakan ini tidak hanya menunjukkan kepedulian terhadap sesama, tetapi juga membawa berkah dan kebahagiaan bagi diri sendiri.

Keluarga besar Majlis Ta’lim Asyiqotul Jannah Kota Tegal mengadakan acara santunan pada puluhan anak yatim yang bertajuk. “Berbagi Itu Indah, Menyambut Muharram dengan Senyum Anak Yatim”.

Puluhan anak yatim menerima santunan dari Majlis Ta’lim Asyiqotul Jannah Kota Tegal berupa uang saku dan bingkisan, acara berlangsung di Rumah ketua Majelis Ta’lim Asyiqotul Jannah Jalan Nakula Utara. Senin 7 Juni 2025.

Ketua Majlis Ta’lim Asyiqotul Jannah Kota Tegal Lis Setio Budiati saat membelai kasih sayang kepada anak yatim

Ketua Majlis Ta’lim Asyiqotul Jannah Kota Tegal Lis Setio Budiati menyampaikan kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahunnya, saat ini kami menyalurkan santunan sebanyak 44 anak dari warga RW III dan RW VI Kelurahan Kejambon Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal

Kegiatan Muharraman ini kami Majlis Ta’lim Asyiqotul Jannah yang saat ini ada 130 anggota juga mengadakan Muharraman dengan menyalurkan santunan untuk anak yatim piatu di salah satu panti asuhan yang ada di Kota Tegal. “Ujar Ketua Majlis Ta’lim Asyiqotul Jannah.

Dalam kesempatannya Bu Lies panggilan akrabnya mengatakan. Bulan Muharram bukan hanya menjadi momen pembuka tahun hijriah, tapi juga dikenal oleh para ulama sebagai bulan yang utama untuk berbuat kebaikan.

Ketua Majelis didampingi anggotanya menyerahkan bingkisan kepada anak yatim

Dengan menyantuni akan menjaga dan serta memberi kebahagiaan terhadap anak yatim, insyaallah akan lahir kemaslahatan-kemaslahatan baru bagi mereka dan yang menyantuni. Karena sejatinya orang-orang yang memberi dengan ikhlas tak lain kebaikannya akan kembali kepada dirinya sendiri. “Kata Bu Lies panggilan akrabnya.

Ia mengharap semoga Allah SWT melimpahkan kekuatan dan kemampuan kepada kita semua agar bisa menjadi bagian dari orang yang dijanjikan memiliki kedekatan dengan Rasulullah. Dan tempat tinggi di sisi-Nya.

“Kegiatan ini semoga kedepannya lebih besar lagi dan akan bermanfaat untuk semuanya. Terimakasih atas kerjasamanya semua tim dan partisipasi masyarakat. Dengan penuh semangat beribadah acara Muharram ini berjalan lancar sesuai rencana”.” Ungkap Bu Lies.

Sementara salah satu warga yang mendapatkan santunan. Priharyanti (44) ibu kandung dari Mukhammad Nur Fatan (13) yang masih duduk di bangku SMP, Warga RW VI Kelurahan Kejambon menuturkan, merasa senang dan sangat terbatu anak saya mendapat santunan uang saku dan bingkisan dari Majlis Ta’lim Asyiqotul Jannah Kota Tegal.

“Anak saya ada tiga, ditinggal bapaknya sudah hampir dua tahun, bapaknya meninggal karena sakit, anak saya yang paling besar Alhamdulillah sudah bekerja dan yang dua duduk di bangku SMP dan yang kecil masih SD”.”ucap Priharyanti.

Semoga Majlis Ta’lim Asyiqotul Jannah Kota Tegal kedepannya tambah sejahtera dan semua amal ibadahnya mendapatkan pahala berlipat ganda. “Tuturnya Priharyanti sambil tersenyum.

Sanubari salah satu siswa yang Sekolah di (SDLB) saat ini duduk di bangku kelas VI yang beralamat di Kelurahan Kejambon RW VI Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal. Merasa senang sekali mendapatkan santunan dan bingkisan dari Majlis Ta’lim Asyiqotul Jannah Kota Tegal.”Saya senang mas dapat duit dan bingkisan”. “Ucap Sanubari sambil menenteng bingkisan yang didapat. (Zaen)

 

 

Peringati Bulan Muharram, Keluarga Besar Jamiah Nur Hidayah Adakan Santunan Anak Yatim

Keluarga besar Jamiah Nur Hidayah gelar kegiatan rutin setiap tahun dengan santuni anak yatim di bulan Muharram.

Beritamerdeka.co.id – Keluarga besarJamiah Nur Hidayah RT IX RW IV Kelurahan Panggung Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal mengadakan acara santunan pada puluhan anak yatim yang bertajuk. “Indahnya Muharram, Indahnya Berbagi”

Kebahagiaan yang mendalam baik bagi penerima maupun pemberi diacara santunan anak yatim yang digelar Jamiah Nur Hidayah. Kegiatan berlangsung di Gedung Serba Guna Jalan Setiabudi. Kamis malam 3 Juli 2025.

Ketua Jamiah Nur Hidayah sekaligus Ketua RT IX RW IV Idah Surono dalam sambutannya menyampaikan menggelar acara ini sebagai ajang mempererat silaturahmi, bersyukur karena kembali diberi kesempatan untuk berbagi dengan anak-anak yatim di bulan Muharram.

Secara sosial, Menyantuni Anak Yatim di Bulan Muharram memperkuat solidaritas umat Islam. Anak yatim sering kali berada dalam kondisi rentan, baik secara ekonomi maupun emosional.

“Memberikan santunan kepada anak yatim di Bulan Muharram membantu meringankan beban mereka dan menciptakan ikatan kasih sayang dalam komunitas Muslim”.”ujar Idah Surono selaku ketua Jamiah Nur Hidayah.

Ia berharap anak-anak yang mendapatkan santunan selalu diberi kesehatan, kesemangatan, kebahagiaan dan kesuksesan dalam menjalani kehidupan kedepannya.

“Kami berharap bapak ibu hususnya warga RT IX RW IV beserta anak-anak disini semua di beri keberkahannya, umurnya, kesehatannya dan apa yang sudah kita salurkan semoga akan bermanfaat untuk semuanya”. ” ucapnya.

Ketua Jamiah Nur Hidayah mengucapkan rasa terimakasih atas terselenggaranya kegiatan ini. Kegiatan ini kita adakan setiap tahunnya, semoga kita semua ditemukan dengan bulan Muharram kedepan. Atas sumbang sihnya kami sekali lagi mengucapkan terimakasih. “Ungkapnya Idah Surono.

Dalam tausiyahnya Ustadz Nasikhun menerangkan. Bulan Muharram, sebagai bulan pertama dalam kalender Islam, memiliki makna istimewa bagi umat Muslim. Salah satu amalan mulia yang sangat dianjurkan adalah Menyantuni Anak Yatim di Bulan Muharram, terutama pada tanggal 10 Muharram atau Hari Asyura.

Kegiatan ini mencerminkan ajaran Rasulullah SAW yang menekankan pentingnya kasih sayang dan kepedulian terhadap anak yatim. makna, keutamaan, sejarah, dan cara-cara Menyantuni Anak Yatim di Bulan Muharram agar umat Islam dapat menjalankan amalan ini dengan penuh keikhlasan dan mendatangkan berkah dari Allah SWT.”ujarnya Ustadz Nasikhun.

Keutamaan Menyantuni Anak Yatim di Bulan Muharram juga terlihat dari janji Rasulullah SAW. Dalam hadits riwayat Bukhari, beliau bersabda, “Saya dan orang yang mengurus anak yatim di surga seperti ini,” sambil merapatkan dua jari. Hadits ini menunjukkan bahwa Menyantuni Anak Yatim di Bulan Muharram, khususnya pada Hari Asyura, adalah amalan yang dapat mendekatkan seseorang kepada Rasulullah SAW di surga. Momen ini menjadi kesempatan emas untuk meraih pahala besar.

Menyantuni Anak Yatim di Bulan Muharram juga menjadi wujud syukur atas nikmat Allah SWT. Hari Asyura diperingati sebagai hari keselamatan Nabi Musa AS dari Firaun, sebagaimana diriwayatkan dalam hadits Bukhari. Dengan Menyantuni Anak Yatim di Bulan Muharram, umat Islam menunjukkan rasa syukur atas keberkahan yang diberikan Allah, sekaligus berbagi kebahagiaan dengan mereka yang membutuhkan perhatian lebih.”katanya ustadz Nasikhun saat memberikan tausiyahnya. (Zaen)