Scroll untuk baca berita
Hukum Kriminal

Usai Konsumsi Puluhan Obat Batuk Sachet , Pria Nekat Masuk Rumah Warga Sambil Pamer Burung

×

Usai Konsumsi Puluhan Obat Batuk Sachet , Pria Nekat Masuk Rumah Warga Sambil Pamer Burung

Sebarkan artikel ini

Beritamerdeka.co.id – Warga Dukuh Gemuh, Desa Gemuh, Kecamatan

Pecalungan, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, digegerkan oleh aksi seorang

pemuda yang masuk ke rumah warga tanpa busana, Minggu (26/4/2026) malam.

Pemuda tersebut diketahui berinisial IF (25), warga Desa Ngadirejo, Kecamatan Reban.

Ia diamankan warga setelah diduga mengalami gangguan kesadaran dan

bertindak tidak wajar di lingkungan permukiman.

Kapolres Batang AKBP Veronica melalui Pelaksana Tugas Kasi Humas, Sri Widadi,

membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menjelaskan, peristiwa bermula sekitar pukul 18.30 WIB.

Menurut keterangan, IF sempat terlihat mengikuti seorang perempuan berinisial

LN dari perempatan Gemuh hingga ke sekitar rumahnya. Merasa terancam, LN

segera masuk ke dalam rumah dan mengunci pintu.

Namun, pelaku tidak meninggalkan lokasi. Ia justru berputar di sekitar

permukiman sebelum akhirnya masuk ke rumah milik warga bernama Dianto (33) melalui pintu belakang.

Saat kejadian, istri Dianto berada di dalam rumah bersama anaknya.

Ia terkejut ketika mendapati seorang pria asing telah berada di dalam rumah tanpa mengenakan pakaian.

Karena panik, korban langsung menyelamatkan diri dengan keluar

melalui jendela sambil berteriak meminta pertolongan warga.

“Teriakan korban mengundang warga sekitar yang kemudian datang dan mengamankan pelaku,” ujar Sri Widadi.

Warga yang datang mendapati IF berada di dalam rumah dalam kondisi kebingungan.

Meski sempat terjadi ketegangan, warga akhirnya berhasil mengamankan pelaku

dan menyerahkannya kepada perangkat desa.

Pelaku kemudian dibawa ke petugas Subsektor Pecalungan untuk penanganan lebih lanjut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, IF diduga mengalami halusinasi setelah

mengonsumsi obat batuk cair dalam jumlah banyak. Namun, dugaan tersebut

masih dalam pendalaman dan belum menjadi kesimpulan resmi pihak kepolisian.***