Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Regional

Ada yang Berbeda di Lapas Slawi, Warga Binaan yang Bekerja Kini Dibekali Perlindungan BPJS

×

Ada yang Berbeda di Lapas Slawi, Warga Binaan yang Bekerja Kini Dibekali Perlindungan BPJS

Sebarkan artikel ini
Penyerahan secara simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Aula Lapas Kelas IIB Slawi

BERITAMERDEKA.CO.ID – Bukan hanya dibekali keterampilan, warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Slawi kini juga mendapat perlindungan jaminan sosial saat menjalani kegiatan kerja dan pelatihan kemandirian di dalam lapas.

Perlindungan tersebut ditandai dengan penyerahan secara simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada sejumlah warga binaan di Aula Lapas Kelas IIB Slawi, Rabu (7/10/2026).

Kegiatan ini dihadiri jajaran pejabat struktural Lapas Slawi, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, serta warga binaan penerima manfaat. Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan diberikan kepada warga binaan yang aktif mengikuti berbagai kegiatan produktif di unit bengkel kerja (Bimker).

Sejumlah kegiatan tersebut meliputi produksi kerajinan, pembuatan shuttlecock, hingga pengelolaan sektor pertanian.

Melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, para warga binaan memperoleh perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) selama menjalankan aktivitas pembinaan kerja sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Lapas Kelas IIB Slawi, Edi Kuhen mengatakan, pemberian perlindungan jaminan sosial tersebut merupakan bagian dari komitmen lapas dalam memberikan rasa aman kepada warga binaan yang mengikuti program pembinaan kemandirian.

“Penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan ini adalah bentuk komitmen kami untuk memberikan rasa aman dan kepastian perlindungan bagi warga binaan yang sedang mengasah keterampilan di bidang kerja kemandirian,” ujarnya.

Menurutnya, aktivitas kerja yang dijalani warga binaan bukan sekadar mengisi waktu selama menjalani masa pidana, tetapi menjadi bagian dari proses pembentukan keterampilan dan kesiapan untuk kembali ke tengah masyarakat.

“Kami ingin memastikan setiap keringat dan kerja keras mereka terlindungi dengan baik sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Para warga binaan menyambut positif kepesertaan tersebut. Selain memberikan rasa aman ketika menjalankan aktivitas di area Bimker, perlindungan jaminan sosial juga diharapkan semakin mendorong semangat mereka untuk meningkatkan keterampilan dan produktivitas.

Penyerahan kartu kemudian dilanjutkan dengan pengarahan mengenai manfaat serta tata cara penggunaan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, sebelum ditutup dengan sesi foto bersama.

Lapas Kelas IIB Slawi menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan berbagai instansi terkait dalam menghadirkan program pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada keterampilan, tetapi juga memberikan perlindungan dan manfaat nyata bagi warga binaan.

Dengan demikian, proses pembinaan diharapkan semakin profesional dan mampu menjadi bekal bagi warga binaan untuk kembali menjalani kehidupan produktif setelah menyelesaikan masa pidananya.***