Scroll untuk baca berita
NasionalRegional

Cak Imin: NU Organisasi Ulama, Harus Dipimpin Kalangan Ulama

×

Cak Imin: NU Organisasi Ulama, Harus Dipimpin Kalangan Ulama

Sebarkan artikel ini
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar

Beritamerdeka.co.id – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, memberikan pernyataan tegas terkait arah kepemimpinan Nahdlatul Ulama (NU) ke depan. Pria yang akrab disapa Cak Imin ini menekankan bahwa sebagai wadah perjuangan, NU sudah semestinya dinakhodai oleh kalangan ulama.

​Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya tensi dan dinamika kepemimpinan menjelang Muktamar NU yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2026 mendatang.

​“Ini kan organisasi ulama, ya. Ya harus ulama yang memimpin,” ujar Cak Imin saat memberikan keterangan kepada media.

Soroti Soliditas

Kepemimpinan PBNU
​Selain menyinggung latar belakang sosok pemimpin, Cak Imin juga melontarkan kritik terkait kondisi internal kepemimpinan NU saat ini. Ia mengaku prihatin dengan situasi di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang dinilainya kurang solid dan tidak produktif.

​Menurutnya, ketidaksolidan tersebut merupakan masalah serius yang harus menjadi perhatian bersama, khususnya bagi para kader dan alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang memiliki ikatan historis sangat kuat dengan NU.

​“Kepemimpinan yang tidak solid, tidak produktif, nah ini harus menjadi keprihatinan kita semua,” tuturnya.

Panggilan Moral Alumni PMII

​Sebagai alumni PMII, Cak Imin merasa memiliki tanggung jawab moral untuk ikut memikirkan masa depan organisasi berlambang jagat tersebut. Ia mengajak seluruh elemen, terutama kader-kader muda, untuk membuka ruang diskusi demi kemajuan NU di masa depan.

​“Sebagai alumni PMII generasi yang pernah aktif, tentu merasa terpanggil untuk berpikir. Kita cari diskusi yang penting untuk kemajuan NU ke depan,” tambahnya.

Menuju Muktamar NU 2026

​Muktamar NU 2026 direncanakan akan digelar pada bulan Juli atau paling lambat Agustus 2026. Forum tertinggi lima tahunan ini memiliki agenda utama pemilihan Ketua Umum PBNU, posisi yang saat ini diduduki oleh KH Yahya Cholil Staquf.

Jelang Muktamar NU 2026, Panitia Pusat Sosialisasikan Calon Ketua ke PBNU.

​Pernyataan Cak Imin ini diprediksi akan semakin menghangatkan peta persaingan menjelang Muktamar, sekaligus menjadi sinyal kuat adanya keinginan dari sebagian kalangan agar PBNU kembali ke khitahnya sebagai organisasi yang dipimpin oleh figur dengan kapasitas keagamaan dan otoritas keulamaan yang mumpuni.