Beritamerdeka.co.id – Semangat kreativitas dan kepedulian lingkungan berpadu dalam gelaran Lomba Fashion Show Daur Ulang Sampah Competition 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Internasional Women’s Day, bertempat di Pendopo Amangkurat Pemkab Tegal, Selasa 28 April 2026.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh RAPPIA (Relawan Peduli Pendidikan Pemuda Perempuan Ibu dan Anak) Kabupaten Tegal bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB).
Acara yang berlangsung meriah ini resmi dibuka oleh Ketua TP PKK Kabupaten Tegal, Nilna Almuna Ischak dengan diikuti oleh 22 peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Tegal.
Menariknya, para peserta berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga ibu-ibu, yang semuanya tampil percaya diri memperagakan busana hasil kreasi dari bahan daur ulang.
Dalam sambutannya, Nilna menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang tidak hanya mengangkat kreativitas perempuan, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah.
Ia menilai, kegiatan seperti ini menjadi sarana edukasi yang efektif sekaligus inspiratif. Karena kita diajak untuk melihat bahwa sampah bukanlah akhir, tetapi bisa menjadi awal dari karya yang bernilai dan berdaya guna.
Beragam busana unik ditampilkan di atas panggung, mulai dari gaun elegan berbahan plastik bekas, kostum futuristik hingga aksesoris menarik dari limbah rumah tangga lainnya.
Setiap peserta tidak hanya menampilkan desain, tetapi juga menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga lingkungan.
Ketua panitia dari RAPPIA Kabupaten Tegal, Indah Kusuma Wardhani menjelaskan bahwa kegiatan ini dapat mendorong perempuan untuk lebih kreatif, mandiri, dan peduli terhadap isu lingkungan.
“Sebenarnya Women’s Day jatuh pada 8 Maret, tetapi baru dilaksanakan hari ini. Alhamdulillah direspon baik oleh Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Tegal, sehingga diminta untuk menjadi rangkaian dalam peringatan Hari Kartini yang juga momennya tidak jauh berbeda,” ungkapnya.
Ia menambahkan, lewat kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan wadah kreativitas, menampilkan momen di mana para perempuan bisa berprestasi tanpa memandang usia.
“Kami mengangkat tema sampah, karena kami ingin mendukung program Pemerintah Kabupaten Tegal terkait pengelolaan sampah. Sekarang sampah itu sudah luar biasa menjadi masalah yang sangat kompleks,” jelas Indah.
Sehingga menurut Indah, RAPPIA ingin menciptakan serta membuat wadah bagi tangan-tangan kreativitas yang memang selama ini bergelut di bidang pengelolaan sampah.
“Intinya kami terima kasih kepada semua pihak yang mendukung, termasuk sponsor. Semoga baik Pemerintah Kabupaten Tegal maupun sponsor memberikan dukungan supaya kami tetap bisa melakukan hal-hal positif seperti ini,” tambahnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semangat reduce, reuse, recycle semakin membudaya, serta perempuan di Kabupaten Tegal semakin berdaya dalam menciptakan perubahan positif di lingkungan sekitarnya.***













