Beritamerdeka.co.id – Pergerakan harga dan ketersediaan beras di Kabupaten Tegal mendapat perhatian serius. Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Satgas Pengendalian Harga Pangan Beras turun langsung ke sejumlah titik untuk memastikan kondisi stok dan harga beras tetap terpantau.
Kegiatan kunjungan kerja tersebut berlangsung Kamis (17/9/2026), dengan menyasar sejumlah lokasi strategis, mulai dari Pasar Trayeman Slawi, Yogya Mall Slawi, CV Lumbung Barokah di Kecamatan Tarub, hingga Gapoktan Lestari di Kecamatan Dukuhwaru.
Kegiatan juga melibatkan personel Polres Tegal bersama unsur Pemerintah Kabupaten Tegal, Bulog, serta instansi terkait lainnya.
Kehadiran aparat kepolisian menjadi bagian dari sinergi lintas sektor dalam melakukan pemantauan langsung terhadap ketersediaan, distribusi, serta perkembangan harga beras di tingkat pedagang dan pelaku usaha pangan.
Pengecekan diawali di Pasar Trayeman Slawi. Tim mendatangi sejumlah toko untuk melihat langsung stok sekaligus harga beras yang beredar di pasaran.
Di Toko Jaya Barokah milik Sulastri, misalnya, tersedia beras SPHP sebanyak 200 pcs dengan harga Rp57.500 per pcs.
Selain itu, tersedia beras premium sebanyak 5 kuintal dengan harga Rp14.900 per kilogram, serta beras medium sebanyak 1 ton yang dijual dengan harga Rp13.500 per kilogram.
Sementara di Toko Gino milik Widi, beras SPHP tercatat dijual dengan harga Rp60.000, sedangkan beras medium berada di angka Rp14.900 per kilogram.
Data tersebut menjadi bagian dari pemantauan kondisi harga beras di tingkat konsumen sekaligus untuk melihat ketersediaan stok di lapangan.
Pemantauan kemudian dilanjutkan ke Yogya Mall Slawi. Di lokasi tersebut, tim menemukan persediaan beras merek Punokawan yang dijual dengan harga Rp149.000 per kemasan 10 kilogram.
Tim selanjutnya bergerak ke CV Lumbung Barokah, Jalan Raya Balamoa, Desa Balamoa, Kecamatan Tarub, milik Siswandi.
Di lokasi tersebut tersedia beras merek Srikaya dengan harga Rp13.500 per kilogram, sementara beras Sedap Wangi dijual dengan harga Rp14.900 per kilogram.
Tak berhenti di tingkat pedagang dan pelaku usaha, pengecekan juga menyasar sektor kelompok tani.
Tim mendatangi Gapoktan Lestari di Desa Bulakpacing, Kecamatan Dukuhwaru, milik Tohiri.
Di lokasi tersebut tersedia beras Lestari Jaya dengan harga Rp14.000 per kilogram dan Panjatan Wangi sebesar Rp14.500 per kilogram.***















