Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Regional

Dari Danawarih ke Lapas Slawi, PNS Angkatan 2024 Jalani Pembaretan Penuh Tantangan

×

Dari Danawarih ke Lapas Slawi, PNS Angkatan 2024 Jalani Pembaretan Penuh Tantangan

Sebarkan artikel ini
PNS Lapas Kelas IIB Slawi Angkatan 2024 menjalani prosesi pembaretan

BERITAMERDEKA.CO.ID – Perjalanan penuh tantangan mewarnai kegiatan pembaretan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Angkatan Tahun 2024 Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Slawi, pada Kamis (1/10/2026).

Kegiatan yang dimulai dari kawasan Bendungan Danawarih tersebut menjadi bagian dari pembentukan karakter, kedisiplinan, kekompakan, sekaligus penguatan semangat pengabdian bagi para PNS di lingkungan Pemasyarakatan.

Dari Danawarih, para peserta berjalan kaki menuju Lapas Kelas IIB Slawi dengan melewati sejumlah pos yang telah disiapkan.

Di setiap pos, peserta menghadapi berbagai tantangan yang dirancang untuk menguji kedisiplinan, kerja sama, ketangguhan, tanggung jawab, dan kemampuan membangun kekompakan dalam tim.

Perjalanan tersebut bukan sekadar aktivitas fisik. Setiap tantangan menjadi bagian dari proses pembentukan mental dan karakter agar para PNS semakin siap menghadapi dinamika tugas serta tanggung jawab sebagai insan Pemasyarakatan.

Sesampainya di Lapas Kelas IIB Slawi, rangkaian kegiatan berlanjut dengan prosesi mandi kembang. Prosesi tersebut menjadi simbol penyucian diri sekaligus kesiapan memasuki fase baru dalam perjalanan pengabdian sebagai seorang PNS.

Suasana semakin khidmat saat prosesi penyematan baret dilakukan. Baret menjadi simbol kebanggaan, identitas, kedisiplinan, sekaligus kesiapan dalam mengemban amanah untuk memberikan pelayanan dan menjalankan tugas Pemasyarakatan.

Pembaretan tersebut sekaligus menandai berakhirnya rangkaian kegiatan bagi PNS Angkatan Tahun 2024 Lapas Kelas IIB Slawi.

Melalui kegiatan tersebut, para PNS diharapkan semakin memiliki semangat kebersamaan, loyalitas, disiplin, dan rasa tanggung jawab dalam menjalankan tugas.

Pembaretan bukan sekadar seremoni. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai pengabdian sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pelayanan Pemasyarakatan yang profesional, berintegritas, dan humanis.***