Beritamerdeka.co.id – Stadion Yos Sudarso menjadi saksi bisu laga panas penuh tensi tinggi pada partai puncak Turnamen Sepak Bola Wali Kota Tegal Cup 2026, Minggu, 27 September 2026 sore.
Dalam duel sengit yang menguras emosi dan air mata, Tim Kesebelasan Kelurahan Panggung sukses mengunci gelar juara usai menumbangkan Kelurahan Kraton dengan skor tipis 3-2.
Laga pamungkas yang menandai berakhirnya maraton turnamen selama 30 hari penuh ini turut disaksikan langsung oleh Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, Ketua DPRD Kota Tegal Kusnendro, ST, Sekda Kota Tegal Agus Dwi Sulistyantono, serta jajaran Forkopimda Kota Tegal yang menambah gairah di tribun penonton.

Sejak peluit pertama dibunyikan, kedua tim langsung tancap gas dan menyajikan jual-beli serangan. Kraton memukul lebih dulu lewat gol cepat yang menghentak pertahanan Panggung.
Namun, keunggulan itu tak bertahan lama setelah Panggung sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui eksekusi penalti yang dingin.
Tensi makin memanas jelang turun minum. Pemain Kraton bernomor punggung 18, Denis, tampil bagai pembeda. Aksi ciamiknya berhasil menjebol gawang Panggung sekaligus merubah papan skor menjadi 2-1 untuk keunggulan Kraton hingga jeda babak pertama.

Memasuki babak kedua, Panggung yang tertinggal tampil mengamuk dan mengurung lini pertahanan lawan. Arens pertunjukan pun resmi menjadi milik sang striker andalan Panggung nomor punggung 10, Fauzi.
Dengan dribble magisnya, Fauzi sukses menggocek tiga bek Kraton sekaligus sebelum melepaskan tembakan terukur yang mengubah skor menjadi 2-2.
Tak berhenti di situ, saat laga seolah akan berlanjut ke babak adu penalti, Fauzi kembali menghadirkan keajaiban jelang bubaran.

Lewat eksekusi roket tendangan jarak jauh yang menancap telak di gawang Kraton, Panggung berbalik unggul 3-2 dan mengunci piala bergengsi tersebut hingga peluit panjang berbunyi!
Kekalahan menyakitkan ini memaksa Kelurahan Kraton harus puas menyandang predikat runner-up, sementara tempat ketiga berhasil diamankan oleh Kesebelasan Kelurahan Slerok.
Ketua Panitia Pelaksana, Adi Jefri Hermanto, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak dan 27 kelurahan yang berpartisipasi dalam gelaran edisi keempat ini.
Kraton FC Tembus Final Piala Wali Kota Tegal Usai Bantai Sumurpanggang 2-0!

Ia menegaskan bahwa turnamen berjalan sesuai regulasi ketat – di mana setiap tim wajib diperkuat pemain ber-KTP kelurahan setempat dengan kuota maksimal dua pemain luar.
”Dari pelaksanaan pembukaan sampai dengan hari ini final, kami tidak menemui kendala yang sangat berarti. Semua dinamis, tersaji sesuai regulasi. Kami juga mengapresiasi seluruh penonton yang menunjukkan fair play,” ujar Adi Jefri.
Ia membeberkan bahwa ajang ini akan terus bergulir secara rutin guna menjaring bakat-bakat muda lokal dari Kota Tegal.
Senada dengan hal tersebut, Ketua DPRD Kota Tegal, Kusnendro, ST, memuji profesionalisme wasit serta atmosfer luar biasa dari para suporter. Ia mendorong agar turnamen tahunan ini menjadi momentum kebangkitan persepakbolaan daerah.
”Luar biasa antusias dari para penonton dan suporter. Jalannya pertandingan cukup fair, wasit juga adil dan profesional. Turnamen ini harus terus dilanjutkan setiap tahun untuk membangkitkan semangat olahraga dan persepakbolaan Kota Tegal,” tutur Kusnendro.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi dengan Sekolah Sepak Bola (SSB) lokal untuk pembinaan usia dini berjenjang dari U-17 hingga tingkat profesional.
Atas raihan manis ini, Kelurahan Panggung berhak memboyong trofi utama beserta uang pembinaan sebesar Rp7.000.000 yang diserahkan langsung oleh Wali Kota Tegal.
Kelurahan Kraton di posisi kedua mengantongi piala dan uang pembinaan Rp4.000.000 dari Ketua DPRD Kota Tegal, sedangkan Kelurahan Slerok membawa pulang piala dan uang pembinaan Rp1.500.000 dari perwakilan Kodim 0712/Tegal dan Lanal Tegal.
Selain penyerahan piala juara, panitia juga memberikan penghargaan khusus bagi suporter terbaik dan penghargaan fair play sebagai penutup pesta sepak bola antarkelurahan se-Kota Tegal tersebut.(*)















