Beritamerdeka.co.id – RSI PKU Muhammadiyah Tegal kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Jawa Tengah. Rumah sakit tersebut berhasil meraih Juara Harapan 2 PERSI Award 2026 kategori Lomba Inovasi Penyelenggaraan Program Nasional di Rumah Sakit yang diselenggarakan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Wilayah Jawa Tengah.
Penghargaan tersebut menjadi bukti kiprah RSI PKU Muhammadiyah Tegal dalam menghadirkan inovasi pelayanan kesehatan yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Kali ini, inovasi yang mengantarkan RSI PKU Muhammadiyah Tegal meraih penghargaan adalah SATU HATI (Sinergi Digital Terintegrasi, Selamatkan Ibu dan Bayi Risiko Tinggi).
Inovasi tersebut dinilai mampu menjawab tantangan pelayanan kesehatan, khususnya dalam penanganan ibu hamil dan bayi dengan risiko tinggi, melalui penguatan kolaborasi lintas fasilitas kesehatan serta pemanfaatan teknologi digital.
PERSI Award sendiri merupakan salah satu ajang bergengsi yang mempertemukan berbagai inovasi unggulan rumah sakit di Jawa Tengah. Di tengah persaingan yang ketat, SATU HATI berhasil menarik perhatian dewan juri karena menawarkan pendekatan terintegrasi untuk mempercepat deteksi dini, proses rujukan, hingga pemantauan pasien secara berkelanjutan.
SATU HATI dikembangkan sebagai sistem informasi kesehatan terintegrasi yang memungkinkan tenaga kesehatan melakukan koordinasi secara lebih cepat dan efektif. Dengan sistem tersebut, informasi terkait ibu dan bayi risiko tinggi dapat dipantau lintas fasilitas kesehatan sehingga penanganan dapat dilakukan secara lebih tepat waktu.
Inovasi ini lahir dari kepedulian RSI PKU Muhammadiyah Tegal terhadap risiko komplikasi pada ibu dan bayi yang membutuhkan penanganan cepat, terintegrasi, serta berkesinambungan.
Melalui SATU HATI, rumah sakit, fasilitas kesehatan primer, bidan, serta tenaga kesehatan terkait dapat terhubung dalam satu ekosistem digital. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat kesinambungan pelayanan sekaligus meningkatkan keselamatan ibu dan bayi.
Direktur RSI PKU Muhammadiyah Tegal, dr. Arief Darmawan, Sp.PD., MARS., C.Med.Sp.Kes., FISQua, mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap kerja keras dan kolaborasi seluruh jajaran rumah sakit.
“Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras, kolaborasi, dan dedikasi seluruh tim RSI PKU Muhammadiyah Tegal. Kami bersyukur inovasi SATU HATI mendapatkan apresiasi di tingkat Jawa Tengah. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya bagi ibu dan bayi risiko tinggi,” ujarnya, melalui siaran pers yang diterima Beritamerdeka.co.id, Minggu (23/8/2026).
Menurut dr. Arief, pencapaian tersebut bukan sekadar prestasi institusi, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi RSI PKU Muhammadiyah Tegal dalam mendukung program nasional percepatan penurunan angka kematian ibu dan bayi.
Pelayanan yang terintegrasi, responsif, dan berorientasi pada keselamatan pasien menjadi bagian penting dari upaya tersebut.
“Keberhasilan ini semakin menguatkan komitmen kami untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Ke depan, RSI PKU Muhammadiyah Tegal berkomitmen terus mengembangkan SATU HATI agar dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat. Penguatan kolaborasi dengan berbagai fasilitas kesehatan juga akan terus dilakukan agar sistem tersebut semakin efektif dalam mendukung pelayanan ibu dan bayi risiko tinggi.
Prestasi di PERSI Award 2026 sekaligus mempertegas posisi RSI PKU Muhammadiyah Tegal sebagai rumah sakit yang terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan menjadikan inovasi sebagai bagian dari budaya pelayanan.
Semangat tersebut diharapkan mampu melahirkan semakin banyak inovasi untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang unggul, aman, terintegrasi, dan berkemajuan.***















