Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Regional

Kapasitas IPLT Gunung Tugel Naik Jadi 35 m³, Kesehatan Lingkungan Terjaga, PAD Banyumas Melonjak

×

Kapasitas IPLT Gunung Tugel Naik Jadi 35 m³, Kesehatan Lingkungan Terjaga, PAD Banyumas Melonjak

Sebarkan artikel ini

Beritamerdeka.co.id – Pemerintah Kabupaten Banyumas melalui Dinas Pekerjaan Umum terus berkomitmen mewujudkan sanitasi aman bagi masyarakat. Pembangunan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Tahap I tahun 2026 di kawasan Gunung Tugel menjadi langkah strategis yang tidak hanya menjaga lingkungan dan kesehatan, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Target PAD 2026 Tembus 373,5 Juta, Naik 18,6%

Keberadaan IPLT memberikan dampak positif yang berlipat ganda. Sepanjang tahun 2026, target PAD dari layanan IPLT sebesar Rp315 juta berhasil terlampaui, dengan realisasi mencapai Rp373,5 juta atau naik sekitar 18,6% di atas target. Capaian ini membuktikan bahwa layanan sanitasi yang baik juga merupakan aset daerah yang bernilai ekonomi.

Peningkatan pemanfaatan layanan oleh masyarakat terlihat dari debit masuk yang bahkan telah melampaui kapasitas desain IPLT yang sebelumnya hanya mampu menampung 26 meter kubik per hari. Kondisi ini menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat akan layanan pengelolaan lumpur tinja yang layak dan aman.

Kapasitas Ditingkatkan Menjadi 35 m³/Hari di 2027, Potensi PAD Capai 500 Juta

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Banyumas, Kresnawan Wahyu Kristoyo, ST., M.Si., mengatakan bahwa untuk menjawab kebutuhan yang terus meningkat, pada tahun 2027 IPLT Gunung Tugel akan dikembangkan dengan peningkatan kapasitas menjadi 35 meter kubik per hari. Pengembangan ini diproyeksikan mampu mendongkrak potensi PAD dari sekitar Rp315 juta menjadi sekitar Rp500 juta per tahun, atau meningkat sebesar 58,7%.

Pengembangan fasilitas penampungan ini juga sejalan dengan penyelesaian pembangunan bak penampungan baru yang sebelumnya hanya berkapasitas 26 m³ kini bertambah menjadi 35 m³. Langkah ini merupakan wujud nyata pembangunan berkelanjutan untuk mengamankan kesehatan masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan daerah secara beriringan.

Sanitasi Aman, Banyumas Bersih dan Sehat

Pemerintah Kabupaten Banyumas menegaskan bahwa pengembangan IPLT bukan sekadar soal infrastruktur, melainkan investasi jangka panjang untuk kesehatan masyarakat, pencegahan pencemaran lingkungan, serta pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan layanan yang semakin memadai, diharapkan seluruh masyarakat Banyumas dapat menikmati akses sanitasi yang aman, terjangkau, dan berkelanjutan, menuju Banyumas yang semakin Bersih, Sehat, Maju, dan Berkelanjutan.***