Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Pendidikan

Cetak Kader Kritis dan Berani Melawan Ketidakadilan, PMII Ibnu Sina STKIP NU Tegal Gelar MAPABA IX

×

Cetak Kader Kritis dan Berani Melawan Ketidakadilan, PMII Ibnu Sina STKIP NU Tegal Gelar MAPABA IX

Sebarkan artikel ini
Kader senior PMII, M. Shafei Pahlevi bersama kader baru PMII Komisariat Ibnu Sina STKIP NU Tegal pada acara MAPABA PMII (dok.istimewa)

BERITAMERDEKA.CO.ID – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Ibnu Sina Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) NU Tegal menggelar kegiatan Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) IX, Sabtu–Minggu (24–25/10/2026), bertempat di Gedung Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Slawi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari proses kaderisasi untuk membentuk dan mempersiapkan anggota baru menjadi kader organisasi.

Ketua Komisariat PMII Ibnu Sina STKIP NU Tegal, Dhiya Faynalil Aulia, menyampaikan bahwa MAPABA merupakan proses pendidikan, pembinaan, dan pengembangan anggota dalam organisasi.

Melalui kegiatan ini, anggota baru dipersiapkan menjadi kader PMII yang memiliki kemampuan, karakter, wawasan, loyalitas, serta jiwa kepemimpinan untuk melanjutkan perjuangan dan menjaga keberlangsungan organisasi.

“Kita berupaya melakukan kaderisasi agar PMII mampu melahirkan kader yang ideal, yakni kader yang memiliki karakter kuat, pemikiran kritis, kemampuan organisatoris, serta keberanian untuk melakukan perubahan di tengah masyarakat,” ujar perempuan yang akrab disapa Nanil tersebut.

Menurutnya, kader PMII harus memiliki pemahaman yang kuat mengenai sejarah dan filosofi organisasi, visi dan misi, serta tujuan perjuangan.

Selain itu, kader juga harus menjunjung tinggi nilai-nilai moral, etika, dan tanggung jawab, memiliki komitmen terhadap kepentingan bersama, serta menumbuhkan semangat pengabdian kepada masyarakat.

“MAPABA kali ini diikuti oleh 16 peserta. Kegiatan ini juga dihadiri kader-kader senior PMII Cabang Tegal yang turut memberikan pembekalan dan motivasi kepada peserta,” ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut hadir Ketua PMII Cabang Tegal, Ilwan Qodri, serta kader senior PMII, M. Shafei Pahlevi.

Pada sesi pembekalan, M. Shafei Pahlevi turut berbagi wawasan dan pengalaman selama berkhidmah di organisasi PMII. Ia mengingatkan kembali idealisme pergerakan yang pernah menjadi semangat perjuangan PMII pada era 1990-an melalui slogan, “Mendidik Rakyat dengan Pergerakan, Mendidik Penguasa dengan Perlawanan.”

Menurut Shafei, idealisme kader PMII adalah menjadi insan pergerakan yang berilmu, berakhlak, berpikir merdeka, memiliki keberpihakan kepada kaum tertindas, serta mampu menghadirkan perubahan bagi masyarakat.

“Idealisme tersebut harus menjadi ruh perjuangan setiap kader PMII. Kader tidak cukup hanya aktif berorganisasi, tetapi juga harus mampu menghadirkan gagasan, membangun keberpihakan, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ungkap M. Shafei Pahlevi, yang pernah menjadi bagian dari Pengurus PMII Cabang Kota Yogyakarta periode 1998–2000.***