Beritamerdeka.co.id. – Kepengurusan Asosiasi Pengusaha Mikro, Kecil, dan Menengah Banyumas (ASPIKMAS) resmi dikukuhkan untuk masa bakti 2026–2031. Prosesi pengukuhan berlangsung Jumat (2/10/2026) di Hetero Space Purwokerto, terintegrasi dengan rangkaian acara Hetero Fest 2026, dan disaksikan langsung oleh Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono.
Ketua Umum ASPIKMAS Kabupaten Banyumas yang baru, Kukuh Prasetio, dalam pidato perdananya menegaskan arah baru organisasi dengan tema “ASPIKMAS Bertumbuh, Anggota Maju Melalui Semesta Ilmu”. Setelah enam tahun terakhir berhasil mengonsolidasikan struktur hingga tingkat kecamatan, kepengurusan kini berfokus pada penguatan literasi bisnis dan keuangan berbasis ilmu pengetahuan.
“Bisnis harus ditumbuhkan dengan ilmu, literasi, serta perhitungan yang matang. Melalui semangat ‘Semesta Ilmu’, kami ingin mendorong performa dan kualitas bisnis UMKM Banyumas secara nyata,” tegas Kukuh.
Luncurkan Kelas Inkubasi Bisnis, Jangkau 5.200 Anggota
Sebagai langkah nyata, ASPIKMAS meluncurkan program gerakan masif berupa Kelas Inkubasi Bisnis. Sebanyak 5.200 anggota yang terdata akan dikelompokkan dalam kelompok kecil berisi 5 hingga 10 pelaku usaha di setiap kecamatan.
Pengurus tingkat kabupaten akan menyusun struktur pembelajaran, kurikulum, serta modul pelatihan. Sementara pengurus di tingkat kecamatan berperan sebagai fasilitator dan pendamping langsung di lapangan.
“Harapannya melalui kelompok-kelompok kecil ini, teman-teman UMKM menemukan ruang untuk bertumbuh saling berdiskusi, berbagi pengalaman, dan saling mendukung satu sama lain,” jelas Kukuh.
Bupati Sadewo: Keberhasilan Dilihat dari UMKM Naik Kelas & Lapangan Kerja Bertambah
Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menyambut baik kepengurusan baru sekaligus berpesan agar segera bergerak secara terbuka dan berorientasi pada hasil yang nyata. Ia menekankan tolok ukur keberhasilan bukan pada kelengkapan administrasi, melainkan kemajuan riil yang dirasakan para anggota.
“Ukuran keberhasilannya sederhana: semakin banyak UMKM Banyumas yang naik kelas, semakin luas pasarnya, semakin kuat usahanya, dan semakin banyak lapangan kerja yang tercipta,” ujar Sadewo.
Pemerintah daerah turut mendukung program kelas bisnis yang menjangkau tingkat kecamatan, dengan catatan materi pelatihan harus relevan dan berbasis kebutuhan pasar serta memastikan adanya akses pasar yang nyata bagi peserta.
“Mudah-mudahan ASPIKMAS ke depan benar-benar bisa membawa Banyumas semakin melesat. Saya juga berharap organisasi ini bersinergi erat dengan wadah-wadah UMKM lainnya demi memperkuat ekosistem kewirausahaan di daerah,” pungkas Bupati Sadewo.***















