BERITAMERDEKA.CO.ID – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal resmi menggelar Jumpa Bakti Gembira (JUMBARA) Palang Merah Remaja (PMR) XVII Tahun 2026, bertempat di Bumi Perkemahan Martoloyo, Desa Suniarsih, Kecamatan Bojong, berlangsung selama 4 hari mulai 6 – 9 November 2026.
Kegiatan yang menjadi ajang pembinaan sekaligus pengembangan karakter generasi muda tersebut dibuka langsung oleh Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, pada Jumat (6/11/2026).
Pembukaan JUMBARA PMR XVII berlangsung istimewa dengan dihadiri sejumlah tokoh penting dari tingkat daerah, provinsi hingga internasional.
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tegal, Wakil Ketua PMI Provinsi Jawa Tengah, Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) PMI Provinsi Jawa Tengah, serta para ketua dan kepala markas PMI kabupaten/kota se-Koordinator Wilayah (Korwil) III Jawa Tengah.
Tak hanya itu, kegiatan ini juga mendapat perhatian khusus dari tingkat nasional dan internasional. Perwakilan PMI Pusat serta delegasi International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC) dari BSM Malaysia turut hadir dalam upacara pembukaan.
Kehadiran para pimpinan dan delegasi tersebut menjadi momentum penting bagi PMI Kabupaten Tegal dalam memperkuat jejaring, sekaligus menunjukkan besarnya dukungan terhadap pembinaan generasi muda melalui organisasi Palang Merah Remaja.

JUMBARA PMR XVII tidak sekadar menjadi ajang pertemuan dan silaturahmi antarpeserta, tetapi juga wadah untuk mengasah keterampilan kepalangmerahan, menumbuhkan jiwa kemanusiaan, memperkuat solidaritas, serta membangun kepedulian sosial di kalangan generasi muda.
Melalui kegiatan ini, PMI berkomitmen melahirkan anggota PMR yang tidak hanya memiliki pengetahuan dan keterampilan kepalangmerahan, tetapi juga berkarakter kuat, kompeten, serta profesional dalam menjalankan misi kemanusiaan.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, JUMBARA PMR XVII Tahun 2026 diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi seluruh peserta sekaligus memperkuat peran generasi muda sebagai garda terdepan dalam menebarkan nilai-nilai kemanusiaan.***















